Cianjur Terapkan Ganjil Genap di Pusat Kota

Kompas.com - 09/08/2021, 19:31 WIB
Kawasan di Jalan Mangunsarkoro, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kini diberlakukan sistem ganjil genap kendaraan. ANTARA/Ahmad FikriKawasan di Jalan Mangunsarkoro, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kini diberlakukan sistem ganjil genap kendaraan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Cianjur, Jawa Barat memberlakukan pembatasan kendaraan bermotor melalui sistem ganjil genap nomor polisi di sepanjang Jalan Mangunsarkoro yang merupakan jalan pusat kota guna mengurangi mobilitas warga.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Mangku Anom Sutresno menyebut mekanisme tersebut diberlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sebelumnya aturan terkait sudah disosialisasi kepada seluruh warga.

"Setiap harinya akan dievaluasi sebelum ditetapkan sanksi," ujar dia dalam keterangannya, Minggu (8/8/2021).

Baca juga: Ingat, Ada Ganjil Genap di Bogor Akhir Pekan Ini

Giat penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan dalam kota di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang dilakukan selama PPKM Darurat 2021. PPKM Level 4 JakartaKOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Giat penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan dalam kota di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang dilakukan selama PPKM Darurat 2021. PPKM Level 4 Jakarta

Pada saat ini, ujar Anom, baru di sepanjang Jalan Mangunsarkoro. Namun, tidak menutup kemungkinan akan diperluas.

Hal ini mengingat mobilitas warga masih tinggi di jalan protokol Cianjur. Dia menjelaskan bahwa pemberlakuan ganjil genap menyesuaikan tanggal kalender.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya 0, 2, 4, 6, dan 8 diperbolehkan untuk ujung pelat nomor yang sama atau genap, sedangkan untuk tanggal ganjil, seperti 1, 3, 5, 7, 9 diperbolehkan lewat untuk ujung pelat nomor yang ganjil.

Baca juga: Sudah Diprediksi, Rossi Alami Banyak Masalah di MotoGP Styria

Dengan demikian, pada saat tanggal ganjil tidak ada kendaraan bernopol genap yang melintas.

Namun, dalam sistem ganji genap, tetap ada pengecuali untuk beberapa kendaraan tertentu, seperti damkar, ambulans, kendaraan dinas TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, dan angkutan logistik atau sembako.

Dalam kesempatan sama, Anom menegaskan bahwa penerapan sistem tersebut sesuai dengan arahan pemerintah untuk mengurangi mobilitas warga guna menekan penularan Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.