Nekat Putar Balik, Pengemudi Mobil Ini Harus Bayar Tol 10 Kali Lipat

Kompas.com - 16/07/2021, 15:41 WIB
Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampai saat ini, masih banyak pengemudi mobil yang kerap melewati jalan tol namun belum paham soal regulasinya.

Meski memiliki status sebagai jalan bebas hambatan, namun tetap ada aturan yang berkalu. Salah satunya tata tertib melintas di jalan tol adalah soal larangan berputar arah atau u-turn.

Belum lama ini beredar di media sosial seorang pengendara mobil yang mengaku harus membayar tarif tol 10 kali lipat lebih mahal, seharusnya hanya membayar Rp 23.000, namun karena kesalahannya ia harus membayar Rp 235.000.

Baca juga: Jelang Idul Adha, 1.038 Titik Penyekatan Jawa-Lampung Resmi Dilakukan

Video tersebut ramai di media sosial setelah diunggah oleh akun Tiktok bernama @app._.ip.

Dalam rekaman tersebut, pria itu menjelaskan kronologi mengapa dirinya bisa didendan 10 kali lipat. Hal itu terjadi karena dirinya nekat putar balik lantaran salah masuk pintu tol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi intinya kelewatan, mau exit tol, malah masuk tol lain. Terus punya ide putar balik. Gitu aja sih. Jadi kita harusnya bayar tol Rp 23.000, tapi kena denda harus bayar 10 kali lipat,” ucap pria dalam unggahan tersebut.

@app._.ip

mana ga pegang cash lagi

? Panik ngga - Ragil

Tindakan ini snagat dilarang dilakukan karena manyangkut soal keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selain itu, sudah ada aturan yang jelas, jika pengemudi mobil nekat putar balik di jalan tol akan dikenakan denda dua kali lipat dari tarif tol terjauh di ruas tol tersebut.

“Aturannya sudah jelas, putar balik atau melakukan balik arah itu hanya boleh dilakukan oleh petugas, bukan untuk umum. Risikonya sangat berbahaya karena menyangkut keselamatan semua pengguna jalan," ujar Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga Irra Susiyanti, belum lama ini kepada Kompas.com.

Irra menjelaskan aturan soal berkendara di jalan tol bisa mengacu Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009. Tepatnya pada pasal 106 yang mengatakan :

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X