Sensasi Mengemudi Toyota C+Pod, Enak Dipakai di Perkotaan

Kompas.com - 16/06/2021, 13:21 WIB
Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com – Toyota C+Pod sudah hadir di Indonesia, tepatnya di Nusa Dua, Bali. Namun bagi yang berminat, masih belum bisa membelinya, jadi harus pergi dahulu ke Bali dan menyewanya di sana.

Kompas.com kebetulan mendapatkan kesempatan untuk mencoba mobil listrik mungil ini di Jakarta. Secara umum, C+Pod memiliki dimensi yang sangat kompak, bahkan hanya bisa memuat dua orang di kabinnya.

Lalu bagaimana rasa mengemudi dari Toyota C+Pod ini?

Baca juga: Honda CB150 Verza Punya Baju Baru, Harga Masih Sama

Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia

Kompas.com mencoba C+Pod di area Toyota Driving Experience yang ada di Sunter, Jakarta Utara. Area di Toyota Driving Experience ini cukup besar dengan beragam tantangan, mulai trek lurus, zig-zag, polisi tidur, hingga tanjakan dan turunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk rasa berkendaranya, mobil mungil ini terasa hening di dalam kabinnya. Ketika menginjak pedal gas, baru terdengar suara buatan yang dirasa cukup futuristis dan menghibur.

Apalagi ketika pedal gas diinjak penuh, torsi sebesar 56 Nm langsung terasa tarikannya. Namun kembali lagi, tenaga dari C+Pod ini hanya 12,3 TK, jadi mau injak pedal gas dalam-dalam, kecepatannya tidak sampai 50 kpj, sehingga masih bisa dikendalikan.

Baca juga: 3 Bus Baru PO Samarinda Lestari, Pakai Bodi Buatan Laksana

Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia

Namun mendengar suara buatan yang cukup unik ini menjadi hal yang menarik ketika mengemudikan C+Pod ini. Mengingat di kabin mobil listrik mungil ini tidak ada sistem audio sehingga hanya suara tadi yang bisa jadi hiburan saat mengemudi sendiri.

Kemudian ketika dibawa ke trek zig-zag, C+Pod terasa cukup mantap, tidak terasa limbung. Namun ketika diajak bermanuver di kecepatan rendah, setir terasa cukup berat diputar, walau radius putarnya sangat bagus, hanya 3,9 meter.

Selanjutnya, C+Pod kami coba melewati jalan yang penuh polisi tidur. Dengan wheelbase 1,78 meter, bantingan suspensinya terasa cukup nyaman, bahkan build quality-nya terasa sangat bagus karena tidak terdengar suara-suara yang janggal.

Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia Toyota C+ Pod kendaraan listrik dua penumpang yang menarik. Kompas.com mencoba di area terbatas meski sangat disayangkan mobil ini tidak dijual di Indonesia

Terakhir, ketika dicoba di jalan menanjak, tenaga yang dihasilkan juga sangat cukup. Mengingat tanjakan yang ada di area Toyota Driving Experience tidak terlalu curam, sehingga tidak ada masalah yang berarti.

Secara umum, untuk berkendara di perkotaan rasanya C+Pod ini cukup mumpuni. Hanya saja jika dibawa ke jalan tol, harus ekstra sabar karena kecepatan puncaknya yang ada di angka 60 kpj sampai 65 kpj, jadi sangat mepet dengan batas minimum kecepatan di jalan tol.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X