Pentingnya Penggolongan SIM Motor di Indonesia

Kompas.com - 02/06/2021, 13:51 WIB
Pelatihan moge di Safety Riding Wahana Center Foto: WahanaPelatihan moge di Safety Riding Wahana Center

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk sepeda motor akan segera dimulai dalam waktu dekat. Nantinya, ada tiga SIM C untuk motor yang dibedakan dari kubikasi, yakni 250 cc (C), 250 cc-500 cc (CI), dan 500 cc ke atas (CII).

Jusri Pulubuhu, pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menyambut baik kabar tersebut. Memurut dia, melihat keragaman motor yang beredar di Indonesia, sudah waktunya ada klasifikasi tertentu.

Bahkan Jusri menyarankan sebaiknya khusus untuk SIM moge, aturan untuk mendapatkan SIM lebih diperketat. Mengingat selain dibutuhkan kematangan dalam hal teknis berkendara, unsur soft skill dan psikologis penggunanya juga harus diperhatikan.

Baca juga: Sudah Digolongkan, Berapa Biaya Bikin SIM CI dan CII

"Langkah bagus, karena sebenarnya ini kan sudah dibicarakan sejak 5 tahun lalu. Harus kita sadari memang penggolongan ini diperlukan, artinya ada jenjang yang dibuat tak sekadar semua bisa bawa atau mengendarai motor saja," ucap Jusri kepada Kompas.com, Senin (31/5/2021).

Kartu RFID yang digunakan untuk pengujian SIM MotorDok. Satpas SIM Daan Mogot Kartu RFID yang digunakan untuk pengujian SIM Motor

"Untuk mendapatkan SIM CI dan CII, saya rasa selain ujian praktik sesuai spesifikasi kendaraan, dibutuhkan juga soft skill dari pengendara yang lebih menekankan masalah psikologis. Materi itu harus lebih dibesarkan, jadi saat ujian tak perlu lagi mengulang seperti membuat SIM C biasa," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Jusri, persoalan untuk mendapatkan SIM moge atau di atas SIM C, bukan lagi bicara soal jam terbang layaknya kemampuan teknis dalam mengendalikan motor. 

Dengan demikian, diharapkan nantinya bisa mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang mana sebagian besar kontribusinya datang dari pengendara motor. Paling tidak, diawali dengan menekan angka pelanggarannya lebih dulu.

Baca juga: Resmi Berlaku, Aturan Penggolongan SIM Segera Disosialisasikan

Rombongan moge ditilang setelah menerobos jalur TransJakarta di daerah Cideng, Jakarta PusatDok. @tmcpoldametro Rombongan moge ditilang setelah menerobos jalur TransJakarta di daerah Cideng, Jakarta Pusat

Karena itu, Jusri menilai adanya penggolongan SIM ini sudah menjadi kebutuhan yang mendesak agar bisa menelurkan pengendara-pengendara yang lebih kompeten, terlebih kemajuan teknologi juga makin pesat.

Bicara soal kenyataan di lapangan, masih banyak pemilik motor apalagi moge, yang sekadar mampu membeli dan mengendarai saja, tapi dari sisi kompetensi soft skill-nya jauh di bawah rata-rata.

"Semakin besar kapasitas motor semakin besar sisi responsifnya, kalau tidak diimbangi dengan kompetensi yang mempuni dampaknya bisa mengurangi populasi masyarakat Indonesia dengan efektif. Karena itu memang perlu kompetensi yang khusus," ujar Jusri,

Baca juga: Sudah Waktunya Indonesia Terapkan Aturan Cabut SIM

Mendirikan moge atau big bike yang terjatuh butuh teknik khususIstimewa Mendirikan moge atau big bike yang terjatuh butuh teknik khusus

"Perlu diingat juga, selain alat praktik yang memadai sesuai dengan pilihan SIM, dibutuhkan juga asesor-asesor yang berkualitas. Para penilai ini harus kompeten juga tentunya dan tersedia di setiap Satpas SIM, jangan hanya di kota-kota besar saja," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X