Ini Keuntungan Penggolongan SIM C buat Pengendara Motor

Kompas.com - 31/05/2021, 16:32 WIB
Rombongan moge ditilang karena masuk jalur Transjakarta atau busway. Dok. TMC Polda MetroRombongan moge ditilang karena masuk jalur Transjakarta atau busway.
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengeluarkan Peraturan Kepolisian (Perpol) No 5 tahun 2021 yang mengatur tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi alias SIM.

Untuk pengguna motor atau SIM C, akan ada tiga golongan yang dibedakan dari sisi kubikasinya yaitu C yaitu kurang dari 250 cc, CI yaitu 250 cc - 500 cc dan listrik, dan CII yaitu lebih dari 500 cc dan listrik.

Kasi Standar Pengemudi Ditregident Korlantas Polri AKBP Arief Budiman mengatakan kalau aturan bakal diterapkan enam minimal enam bulan sejak terbit.

Aturan Terbaru Soal Penggolongan SIM KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Aturan Terbaru Soal Penggolongan SIM

"Perpol tersebut sudah resmi ditanda tangani sejak Februari 2021 lalu, artinya sudah didtetapkan dan berlaku. Namun ada masa sosialisasi lebih dulu dan waktunya minimal selama enam bulan sejak diterbitkan," kata dia kepada Kompas.com belum lama ini.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, mengatakan, penggolongan SIM berdasarkan besaran kapasitas mesin bakal berdampak pada pengguna jalan.

"Keuntungannya yaitu terjaminnya kompetensi para pengendara sepeda motor karena disesuaikan dengan golongan SIM yang dimiliki sesuai dengan kapasitas silinder kendaraannya," kata Budiyanto kepada Kompas.com, Senin (31/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Budiyanto menyebut, saat kompetensi membawa motor sesuai dengan SIM yang dimiliki maka akan berdampak positif pada masalah-masalah keamanan dan keselamatan.

Safety Riding Lab Foto: AHM Safety Riding Lab

"Kerugian dari aspek lalu lintas relatif tidak ada. Bagi yang sudah memiliki SIM C 2 tidak perlu SIM C dan SIM C1 untuk mengendarai sepeda motor yang kapasitasnya lebih rendah," katanya.

Budiyanto mengatakan, penggolongan SIM perlu diatur sebab besar kecilnya kapasitas silinder mempengaruhi tingkat kesulitan pada saat mengendarai sepeda motor tersebut.

"Silender yang lebih besar tentu kesulitannya akan lebih tinggi dibandingkan dengan yang kapasitasnya lebih rendah. Tingkat kesulitan juga akan berpengaruh kepada tingkat keamanan dan keselamatan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.