Cara Putar Balik yang Benar di Jalanan, Jangan Bikin Orang Celaka

Kompas.com - 27/05/2021, 17:01 WIB
Potongan video motor putar balik INSTAGRAM/AGOEZ_BANDZ4Potongan video motor putar balik

JAKARTA, KOMPAS.comPutar balik ketika di jalan raya memang bisa dilakukan ketika ingin berbalik arah. Namun, melakukan putar balik tidak bisa sembarangan, karena bisa membuat orang lain kaget bahkan celaka.

Misalnya seperti video yang memperlihatkan kejadian tabrakan saat pengendara motor ingin memutar balik.

Pada video yang beredar di media sosial, terlihat dua orang pengendara motor trail yang melakukan putar balik di jembatan.

Tanpa melihat ke arah belakang, ada pengendara motor lain yang datang dalam kecepatan tinggi, tabrakan pun tidak bisa dihindari.

Baca juga: Ini Ukuran Maksimal Ban untuk Xenia Tanpa Ganti Pelek Standar

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official (@agoez_bandz4)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Menanggapi kejadian ini, Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, jika ingin melakukan putar balik, jangan langsung memotong seperti yang ada di video tersebut.

“Putar balik yang aman adalah dengan pengendara harus ada di sisi kanan lajur sebelum melakukan putar balik. Hal ini tujuannya agar pengendara di belakang paham kalau kita ingin putar balik,” ucap Agus kepada Kompas.com, Kamis (27/5/2021).

Jika dilihat dari video tersebut, pengendara motor dari sisi kiri langsung putar balik, sehingga pengendara di belakangnya kaget dan tidak bisa menghindar. Langkah aman kedua adalah pastikan area belakang dan depan aman.

Baca juga: Mazda CX-5 GT Menyajikan Tampilan Desain yang Lebih Menawan

“Lihat kaca spion dan menengok ke arah depan dan belakang untuk memastikan tidak ada kendaraan. Kemudian, nyalakan lampu sein sebagai isyarat. Terakhir gunakan gigi 1 agar tarikan awal lebih aman,” kata Agus.

Agus mengatakan, kebanyakan pengendara merasa aman hanya melihat dari spion tanpa menengok. Padahal dengan hanya mengandalkan spion, masih ada kendaraan lain yang masuk ke area blind spot.

“Selain itu, tempatnya juga salah, seharusnya secara aturan, marka garis tidak putus tidak boleh dilewati. Paling aman di area yang memang terdapat rambu putar balik,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.