Pentingnya Alberto Puig di Repsol Honda

Kompas.com - 15/05/2021, 14:02 WIB
Supervisor Honda Racing Corporation, Alberto Puig. MOTOGP.COMSupervisor Honda Racing Corporation, Alberto Puig.
|

LE MANS, KOMPAS.com - Pol Espargaro mengatakan peran Alberto Puig sangat penting buat tim. Sebagai Manager Tim Repsol Honda, Puig menjembatani keinginan pebalap dan teknisi.

Pol mengatakan, Puig punya kemampuan untuk menerjemahkan keinginan pebalap kepada teknisi, dalam hal ini para insinyur Jepang dan Honda Racing Corporation (HRC).

Baca juga: Penampakan Lampu YZF-R7 yang Bakal Meluncur

"Ini bukan tentang kelemahan dalam komunikasi antara saya dan orang Jepang," kata Pol menjelaskan, dikutip dari Crash.net, Sabtu (15/5/2021).

Pol Espargaro saat sesi latihan bebas pada MotoGP Doha 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)KARIM JAAFAR Pol Espargaro saat sesi latihan bebas pada MotoGP Doha 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)

"Tentu budaya Jepang sangat berbeda dengan Eropa, dan lebih sulit bagi saya untuk menjelaskan masalah saya kepada orang Jepang daripada ke Puig. Saya pikir ini lebih tentang hubungan," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pol mengatakan, Puig mengerti keinginan pebalap karena dia juga mantan pebalap. Puig memahami perasaan pebalap saat menghadapi situasi yang kurang baik.

Di sisi lain, banyak teknisi yang sifatnya terlalu teknis. Kadang kala semua hal diukur dengan angka, padahal pebalap punya kebutuhan berbeda.

Baca juga: Mengapa Setiap Kendaraan Ketika Mau Belok Wajib Ekstra Waspada

Marc Marquez saat sesi tes di Sirkuit JerezDok. @hrc_motogp Marc Marquez saat sesi tes di Sirkuit Jerez

"Kadang orang Jepang, atau teknisi dan insinyur elektronik umumnya melihat semuanya dalam angka. Anda adalah nomor, di atas motor yang penuh dengan angka," katanya.

"Ketika saya berbicara dengan Puig semuanya menjadi lebih manusiawi. Dia memahami masalah saya di tingkat lain dan dia menerjemahkannya ke semua kru Jepang," kata Puig.

Alberto PuigFoto: gpxtra.com Alberto Puig

Pol mengatakan, teknisi Jepang atau teknisi elektronik melihat data dan mereka berkata bahwa Marc Marquez lebih cepat karena mengerem lebih lambat. Tapi para teknisi tidak bisa menjelaskan caranya.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Bus High Deck

"Cara Puig menganalisis data ini mengurangi pekerjaan saya karena dia melihat data dan mencoba memahami mengapa," kata Pol.

"Misalnya Marc berakselerasi lebih baik dari saya, dan dia berkata, 'Oke Pol, baris Anda tidak sesuai'. 'Oke Pol, mungkin Anda membuka throttle sedikit lebih awal atau dia mengambilnya sedikit lebih awal," kata Pol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Crash.net
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.