Polisi Bakal Tutup Akses Menuju Destinasi Wisata Selama Libur Lebaran

Kompas.com - 12/05/2021, 18:11 WIB
Petugas melakukan diskresi meloloskan sejumlah pemudik untuk mencegah kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras. WAHYU PUTRO APetugas melakukan diskresi meloloskan sejumlah pemudik untuk mencegah kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (10/5/2021). Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan di sejumlah tempat wisata guna mengantisipasi ramainya pengunjung selama periode Hari Raya Idul Fitri 1442 H pada 13-14 Mei 2021.

Satu di antaranya menutup akses di wisata terkait bila pengunjung sudah mencapai 30 persen kapasitas maksimumnya. Petugas pun akan berjaga di sejumlah titik sekitar tempat masuk wisata.

"Kami akan berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata. Jika jumlah pengunjung sudah 30 persen, maka akses jalannya kami tutup dan kami putar balik," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo Purnomo Yogo, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Paksa Nyalakan Mesin Mobil dengan Didorong, Bikin Rusak Transmisi

Pos penyekatan di gerbang tol Kalikangkung, Semarang.KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Pos penyekatan di gerbang tol Kalikangkung, Semarang.

"Ini untuk menghindari kerumunan di tempat wisata," lanjutnya.

Langkah tersebut juga sesuai dengan imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membatasi kapasitas maksimum pengunjung di tempat wisata yaitu 30 persen selama libur Lebaran.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Putusannya rampung saat pergelaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dihadiri oleh kepada daerah di wilayah Jabodetabekjur di Balai Kota DKI pada Senin (10/5/2021).

Baca juga: Kenali Penyebab Bercak Karat pada Piringan Cakram

Kebijakan tidak berlaku bagi tempat wisata yang masuk dalam wilayah zona merah dan oranye, di mana mereka harus menghentikan sementara aktivitas terkait.

“Maksimal pengunjung 30 persen, hal ini untuk menerima pengunjung beridentitas setempat, sehingga tempat wisata di Bogor hanya menerima pengunjung dari Bogor, tempat wisata di Jakarta hanya menerima pengunjung yang memiliki KTP Jakarta,” ujar Anies.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X