Dianggap Sepele, Ini Pentingnya Sabuk Pengaman buat Penumpang Bus

Kompas.com - 09/05/2021, 15:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama ini memang belum banyak Perusahan Otobus (PO) yang menyediakan fasilitas sabuk pengaman (seatbelt) untuk penumpang bus. Padahal fungsi sabuk pengaman sangat penting, bukan hanya untuk pengemudi namun juga untuk penumpang.

Baca juga: Bahas Kabin Toyota Innova Langka yang Cuma 50 Unit di Dunia

Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan mengatakan, banyak korban kecelakan bus yang fatal disebabkan karena tidak adanya sabuk pengaman yang dipasangkan di bangku penumpang.

"Itu sebenarnya sangat penting sekali, ada contoh kasus kecelakaan ketika menabrak, penumpang terbang di dalam kabin bus dan terbentur bahkan sampai keluar bus karena dia tidak terlindungi," kata Wildan kepada Kompas.com, Minggu (9/2/2021).

Sabuk pengaman dua titik di bushaltebus.com Sabuk pengaman dua titik di bus

Ketika kendaraan sedang melaju ada dua gerak yang sedang bekerja, yakni gerak rotasi dan gerak translasi.

Jadi ketika gerak rotasi berhenti (terjadi Kecelakan) maka gerak translasi masih berjalan yang mengakibatkan penumpang yang ada di dalam terdorong maju.

Baca juga: PO Rosalia Indah Tambah Bus Tingkat Saat Larangan Mudik 2021

"Sebenarnya sudah ada aturan tentang perusahaan harus memasang sabuk pengaman untuk penumpang bus, namun masih banyak perusahaan yan belum menerapkan itu. Harusnya kendaraan yang tidak memiliki sabuk pengaman tidak lolos inspeksi," ucap Wildan.

Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015, tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek, disebutkan setiap kendaraan yang diproduksi wajib memasang sabuk pengaman.

Aturan ini memiliki tenggang waktu 3 tahun, sehingga sejak 2018, karoseri bus wajib memasang perangkat sabuk pengaman.

Sabuk pengaman tiga titik di bus Legacy SR1karoseri-id.com Sabuk pengaman tiga titik di bus Legacy SR1

Wildan menambahkan, sabuk pengaman yang cukup aman bagi penumpang bus yakni dengan sabuk pengaman dua titik.

Sedangkan untuk pengemudi bus harus menggunakan sabuk pengaman dengan tiga titik.

Baca juga: Tidak Terdampak Pandemi, Ini Mobil Bekas Paling Dicari

"Aturan itu sudah ada sejak lama dari tahun 2015, namun sampai sekarang masih banyak yang belum menerapkan aturan tersebut, padahal fungsinya sangat penting," kata Wildan.

Wildan berharap perusahaan angkutan umum melengkapi fasilitas keamanan penumpang dengan menambah sabuk pengaman. Hal ini diharapkan mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan transportasi umum seperti bus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.