Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengendarai Motor Listrik Berbeda dengan Motor Mesin Konvesional

Kompas.com - 01/05/2021, 17:02 WIB
Arif Nugrahadi,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Produksi motor listrik di Indonesia sudah mulai banyak dilakukan oleh produsen kendaraan bermotor. Pengguna motor ramah lingkungan ini juga semakin banyak dijumpai di jalan raya.

Motor dengan tenaga listrik dinilai lebih hemat dan ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi gas buang seperti kendaraan bermesin bensin. Dalam penggunaan dan perlakuan, motor listrik juga berbeda dengan motor pada umumnya.

Baca juga: Cerita Unik Yamaha Mio Parkir 6 Tahun di Pinggir Jalan, Tidak Dicuri

Buntaran, selaku pemilik diler motor listrik Gesits di Solo, Jawa Tengah mengatakan harus ada mindset yang diubah pada saat mengendarai motor listrik.

"Motor listrik itu berbeda dari motor yang biasanya, jadi penggunaannya juga berbeda. Perlu ada perubahan mindset atau pemikiran bagi pengemudinya," ucap Buntaran kepad Kompas.com, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Mulai Rp 219 Jutaan, Ini Daftar Harga Toyota Raize

Perubahan pemikiran yang ditekankan menyangkut keamanan dan kenyamanan pengendara saat mengendarai motor listrik.

Sebab, pada dasarnya port pengecasan untuk motor listrik belum banyak tersedia secara umum, jadi untuk pemakaian juga harus diperhatikan baik-baik.

Pada saat memacu kendaraan dengan motor listrik, pengendara harus mengetahui seberapa kecepatan yang mampu dihasilkan oleh motor listrik. Jangan terlalu memaksakan untuk kecepatan tinggi yang mengakibatkan baterai motor akan cepat habis.

Perlu dipahami juga, beban yang dibawa oleh kendaraan dengan tenaga listrik juga mempengaruhi konsumsi energi listrik. Pengendara harus bijak dalam bobot angkutan yang dibawanya.

Baca juga: Hasil FP2 GP Jerez, Bagnaia Tercepat Disusul Quartararo

Kemudian untuk faktor keamanan, pengguna motor listrik harus lebih waspada terhadap sekitar. Karena motor listrik pada umumnya tidak memiliki suara sehingga terkadang pengendara atau pengguna jalan lain tidak sadar akan keberadaan kita.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, pengendara motor listrik juga harus paham dengan penggunaan motor listrik dan jalur yang harus diambil.

Baca juga: Komparasi Harga Duo SUV Murah Daihatsu Rocky dan Toyota Raize

"Motor listrik kan memiliki batas kecepatan tertentu yang tidak sekencang motor pada umumnya, disarankan untuk mengambil lajur kiri pada saat di jalan raya demi keselamatan berkendara," kata Agus kepada Kompas.com, Sabtu (1/5/2021).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
info medis nonmedis panggilan mujizat massal *pak gunmesias* balowerti 2:25 kediri 085745612366 -085234321008 siapapun dijamin sehatkilat terapi gunawan 5detik


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau