Mengendarai Motor Listrik Berbeda dengan Motor Mesin Konvesional

Kompas.com - 01/05/2021, 17:02 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi pabrik motor listrik Gesits Dok. GesitsGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunjungi pabrik motor listrik Gesits

SOLO, KOMPAS.com - Produksi motor listrik di Indonesia sudah mulai banyak dilakukan oleh produsen kendaraan bermotor. Pengguna motor ramah lingkungan ini juga semakin banyak dijumpai di jalan raya.

Motor dengan tenaga listrik dinilai lebih hemat dan ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi gas buang seperti kendaraan bermesin bensin. Dalam penggunaan dan perlakuan, motor listrik juga berbeda dengan motor pada umumnya.

Baca juga: Cerita Unik Yamaha Mio Parkir 6 Tahun di Pinggir Jalan, Tidak Dicuri

Buntaran, selaku pemilik diler motor listrik Gesits di Solo, Jawa Tengah mengatakan harus ada mindset yang diubah pada saat mengendarai motor listrik.

Pada tes kedua motor listrik BL-SEV01 di Sirkuit Sentul, 13 April 2021. Foto: Budi Luhur Pada tes kedua motor listrik BL-SEV01 di Sirkuit Sentul, 13 April 2021.

"Motor listrik itu berbeda dari motor yang biasanya, jadi penggunaannya juga berbeda. Perlu ada perubahan mindset atau pemikiran bagi pengemudinya," ucap Buntaran kepad Kompas.com, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: Mulai Rp 219 Jutaan, Ini Daftar Harga Toyota Raize

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perubahan pemikiran yang ditekankan menyangkut keamanan dan kenyamanan pengendara saat mengendarai motor listrik.

Sebab, pada dasarnya port pengecasan untuk motor listrik belum banyak tersedia secara umum, jadi untuk pemakaian juga harus diperhatikan baik-baik.

Pada saat memacu kendaraan dengan motor listrik, pengendara harus mengetahui seberapa kecepatan yang mampu dihasilkan oleh motor listrik. Jangan terlalu memaksakan untuk kecepatan tinggi yang mengakibatkan baterai motor akan cepat habis.

Motor listrik BL-CEV01 mejeng di IIMS Hybrid 2021
Foto: Budi Luhur Motor listrik BL-CEV01 mejeng di IIMS Hybrid 2021

Perlu dipahami juga, beban yang dibawa oleh kendaraan dengan tenaga listrik juga mempengaruhi konsumsi energi listrik. Pengendara harus bijak dalam bobot angkutan yang dibawanya.

Baca juga: Hasil FP2 GP Jerez, Bagnaia Tercepat Disusul Quartararo

Kemudian untuk faktor keamanan, pengguna motor listrik harus lebih waspada terhadap sekitar. Karena motor listrik pada umumnya tidak memiliki suara sehingga terkadang pengendara atau pengguna jalan lain tidak sadar akan keberadaan kita.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, pengendara motor listrik juga harus paham dengan penggunaan motor listrik dan jalur yang harus diambil.

Baca juga: Komparasi Harga Duo SUV Murah Daihatsu Rocky dan Toyota Raize

"Motor listrik kan memiliki batas kecepatan tertentu yang tidak sekencang motor pada umumnya, disarankan untuk mengambil lajur kiri pada saat di jalan raya demi keselamatan berkendara," kata Agus kepada Kompas.com, Sabtu (1/5/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X