Sore Ini Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Kompas.com - 01/05/2021, 14:02 WIB
Ganjil genap Kota Bogor KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANIGanjil genap Kota Bogor

BOGOR, KOMPAS.com - Penerapan aturan ganjil genap di Kota Bogor diberlakukan pada akhir pekan ini, 1-2 Mei 2021. Aturan ini diberlakukan dengan tujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di titik-titik keramaian Kota Bogor.

Pemberlakuan ganjil genap ini hanya berlangsung selama 2 jam saja, mulai dari pukul 15.30-17.30 WIB. Waktu tersebut dinilai menjadi puncak kepadatan lalu lintas karena menjelang waktu berbuka puasa.

"Hanya dua jam. Karena tingkat mobilitas masyarakat diwaktu itu tinggi. Ini menjadi bagian dari crowd free road. Ganjil genap ini tidak total hanya membatasi kerumunan masyarakat saja dua jam," jelas Kepala Polresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro dilansir dari Kompas.com, Sabtu (1/5/2021).

Baca juga: 3 Mei 2021 Honda Luncurkan Mobil Baru, Mobilio, BR-V, atau WR-V?

Ganjil genap Kota BogorKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Ganjil genap Kota Bogor

Susatyo menilai, keramaian pada akhir pekan disebabkan banyak warga yang keluar rumah dan jalur di seputaran Kebun Raya Bogor merupakan titik pertemuan keramaian dari semua wilayah di Kota Bogor.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga upaya kami dengan ganjil genap ini mobilitas warga hanya dilakukan di wilayahnya saja. Kalau warga Bogor Timur ya buka puasanya di sana aja, jadi tidak cross," kata Susatyo menambahkan.

Guna pemantauan arus lalu lintas, Polresta Bogor Kota telah menyiapkan 5 titik pos pantau di seputar Istana dan Kebun Raya Bogor.

Baca juga: Beli Pertamax Series dan Dex Series Dapat Diskon Rp 300 per Liter

Ganjil genap Kota BogorKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Ganjil genap Kota Bogor

Kelima titik tersebut berada di Simpang Tugu Kujang, Simpang Kapten Muslihat, Simpang Denpom (Istana Bogor), Simpang Siloam (Lippo Keboen Raya), dan Simpang Empang.

Susatyo menjelaskan akan ada sanksi terhadap pelanggar aturan ganjil genap. Sanksi tersebut bisa berupa sanksi administratif dan diputarbalikkan. Guna mengantisipasi arus buangan, Susatyo telah bekerjasama dengan TNI, Satpol PP, dan Dishub Kota Bogor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X