Polisi Pastikan Penyekatan Mudik di Jawa Timur Sudah Siap

Kompas.com - 30/04/2021, 03:02 WIB
Sejumlah polisi saat melakukan pemeriksaan di check point Bundaran Waru Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (29/4/2021) KOMPAS.COM/GHINAN SALMANSejumlah polisi saat melakukan pemeriksaan di check point Bundaran Waru Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (29/4/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri memastikan bahwa operasi pendukung penerapan atas kebijakan pemerintah mengenai peniadaan mudik lebaran tahun ini di wilayah Jawa Timur sudah siap.

Pos pendukung baik yang didirikan oleh Polda Jawa Timur maupun Polres jajaran telah memenuhi syarat operasi. Begitu pun titik-titik penyekatan dalam upaya mengantisipasi arus mudik.

Demikian dikatakan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono usai melakukan pengecekkan kesiapsiagaan Operasi Ketupat 2021 di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Ratusan Travel Gelap Ditilang, Kendaraan Disita sampai Setelah Lebaran

Kakorlantas Irjen Istiono mensurvey lokasi penyekatan mudik di Lampung. (FOTO: Dok. Humas Polda Lampung).KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Kakorlantas Irjen Istiono mensurvey lokasi penyekatan mudik di Lampung. (FOTO: Dok. Humas Polda Lampung).

“Tadi sudah kita cek titik-titik penyekatan yang dibangun sudah all out, baik personelnya, sarana prasarana, cara bertindak di lapangannya, dan koordinasi dengan lintas sektoral," kata Istiono.

"Antisipasi operasi ini sudah digodok mereka, sangat bagus," lanjut dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Istiono pun menekankan kepada jajarannya yang nanti bertugas menjaga pintu penyekatan maupun pos-pos penjagaan saat operasi agar selalu mengedepankan tindakan persuasif yang humanis.

Sebab, Operasi Ketupat yang digelar merupakan operasi kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19. Jangan sampai memberatkan masyarakat walau tengah terjadi pelarangan.

“Saya sampaikan Operasi Ketupat 2021 adalah operasi kemanusiaan, tindakan di lapangan adalah persuasif humanis. Bagi pemudik yang melakukan mudik harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh adendum Satgas Covid-19,” ujarnya.

Baca juga: Kenapa Indonesia Harus Terapkan Standar Euro 4?

Ilustrasi mudikSHUTTERSTOCK/Odua Image Ilustrasi mudik
 

Istiono mengingatkan, Covid-19 menjadi ancaman dan harus mendapat perhatian bersama. Sehingga penting untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

Salah satunya dengan mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik lebaran Idul Fitri 2021.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X