Rasa Berkendara Vespa GTS Super Tech 300 yang Makin Canggih

Kompas.com - 27/04/2021, 10:42 WIB
Vespa GTS Super Tech 300 KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANIVespa GTS Super Tech 300

JAKARTA, KOMPAS.comVespa GTS Super Tech 300 merupakan salah satu pilihan Vespa premium yang dijual di Indonesia. Memiliki banderol Rp 153,5 juta, apakah skuter matik ini nyaman untuk digunakan sehari-hari?

Untuk soal posisi berkendara, dengan tinggi badan 178 cm, ketika duduk di atas Vespa GTS Super Tech 300 ini terasa nyaman. Dengan jarak jok ke tanah 790 mm, kedua kaki bisa menapak sempurna.

Ketika duduk, posisi kaki juga tidak terlalu menekuk ke belakang, seolah seperti lagi duduk di kursi. Selain itu, posisi tangan juga rileks, tidak tegang atau terlalu lurus karena posisi setang yang jauh. Segitiga ergonomi berkendara tergolong cukup nyaman.

Baca juga: Gap Kecepatan di Tol Jadi Biang Kecelakaan Tabrak Depan Belakang

Vespa GTS Super Tech 300KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Vespa GTS Super Tech 300

Untuk mengontrol tombol yang ada di setang juga mudah, posisinya mudah digapai oleh ibu jari. Selanjutnya, ketika menyalakan mesin, menurut kami getaran dari mesin tidak begitu terasa, bahkan bisa dibilang halus.

Kompas.com mengetes motor ini dengan melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bogor lewat Jalan Raya Parung. Kondisi jalan yang sebagian mulus, ditempuh dengan kecepatan antara 60 kpj sampai 70 kpj dan rasanya sangat halus, terkesan tidak susah payah untuk meraih kecepatan tersebut.

Selanjutnya, kondisi jalan tersebut juga terdapat banyak lubang-lubang kecil. Ketika dilalui dengan Vespa GTS Super Tech 300 ini, lubang tersebut berhasil diredam dengan baik, bahkan bantingan juga tidak mengeluarkan suara keras.

Baca juga: Toyota Buka Keran SPK Raize Setelah Resmi Meluncur

Vespa GTS Super Tech 300KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Vespa GTS Super Tech 300

Namun, ketika melewati tikungan dengan kecepatan tinggi, bodi motor terasa tidak mau nurut. Mungkin karena beban motor yang cukup berat ditambah ukuran pelek yang kecil membuatnya memiliki karakter seperti itu.

Selain itu, ketika kondisi jalan macet atau stop and go, kipas pendingin yang ada di bagasi depan kerap menyala. Suaranya terdengar meski mengenakan helm. Mungkin bisa mengagetkan bagi yang awam, namun hal ini memang wajar saja mengingat kapasitas mesin yang relatif besar untuk skuter matik.

Vespa GTS Super Tech 300KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Vespa GTS Super Tech 300

Ketika mencoba fitur Anti Slip Regulation (ASR) atau traction control milik Vespa GTS Super Tech 300, terasa agak mengganggu jika berkendara di kecepatan rendah. Fitur ASR seperti menahan putaran gas dari pengendara.

Memang fitur ASR ini lebih efektif digunakan pada permukaan jalan yang tidak rata, sehingga tidak selip. Jadi, bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan, karena pemilik bisa mengaktivasi atau mematikan lewat tombol di sisi kanan setang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X