SPK Membeludak, Daihatsu Kebut Produksi Pakai Strategi 3P

Kompas.com - 17/04/2021, 08:02 WIB
Daihatsu Terios di GIIAS 2019 Daihatsu Terios di GIIAS 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Dampak relaksasi PPnBM, langsung memberikan efek kejut yang signifikan bagi pemesanan mobil baru yang dipasarkan agen pemegang merek (APM), salah satunya PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Namun demikian, di balik tingginya jumlah pemesanan, menimbulkan antrean atau inden yang tak sebentar untuk beberapa model yang menikmati diskon pajak 100 persen, layaknya Xenia dan Terios.

Kondisi ini menjadi dilema, lantaran ada tuntutan mengejar kuota produksi jauh lebih banyak guna memenuhi permintaan, tapi secara dukungan pemasok masih terbatas.

Baca juga: Imbas PPnBM, Daihatsu Banjir SPK Terios dan Xenia

Stephanus Surya, Planning and Control Department Head PT ADM mengatakan, pemesanan model-model Daihatsu di Maret mengalami peningkatan yang sangat tinggi, yakni 150 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Bahkan untuk model-model yang terdampak relaksasi pajak, kenaikannya mencapai 200 persen.

Tampilan baru Daihatsu Xenia facelift Tampilan baru Daihatsu Xenia facelift

 

"Di sini ada satu kendala yang sangat besar, yaitu komitmen dan kemampuan supplier untuk memberikan suplai tambahan hanya di 20 persen, tetapi demand yang naik itu 150 persen atau dua kali lipatnya," kata Surya dalam konferensi pers virtual, Jumat (16/4/2021).

Senada dengan Surya, Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and Customer Relations Division Head PT. Astra International-Daihatsu Sales Operation mengatakan, kemampuan produksi tidak bisa memenuhi peningkatan pemesanan yang membeludak, terutama untuk Terios dan Xenia.

Baca juga: Tiga Model Inden Panjang, Toyota Keteteran Penuhi Permintaan

"Melihat dari permintaan SPK, Terios mendapatkan permintaan yang peningkatannya paling signifikan, growth-nya sampai 139 persen di Maret," ucap Hendrayadi.

Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.KOMPAS.com / FEBRI ARDANI Ilustrasi produksi mobil di pabrik Daihatsu.

"Terios itu bisa sampai tiga bulan, Xenia sekitar dua bulan. Untuk model-model lain masih bisa kami penuhi dalam waktu tak terlalu lama," kata dia.

3P

Kondisi tersebut menjadi tantangan, dan agar dapat meningkatkan serta mempercepat produksi, Daihatsu sudah melakukan beberapa upaya yang saat ini dilakukan. Salah satunya menerapkan gerakan 3P, yakni People (SDM), Production Facility, dan Part Control.

Baca juga: Penjualan Tembus 30.000 Unit, Gran Max Jadi Tulang Punggung Daihatsu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X