Ajang Balap Boleh Digelar Lagi, Penonton Wajib Bawa Sertifikat Vaksin

Kompas.com - 17/04/2021, 03:32 WIB
Keseruan kelas balap Honda Matic standar sampai dengan 130 cc wanita pada Honda Dream Cup 2019 di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (24/11/2019). KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAKeseruan kelas balap Honda Matic standar sampai dengan 130 cc wanita pada Honda Dream Cup 2019 di Cimahi, Jawa Barat, Minggu (24/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat pandemi, ajang balap menjadi sulit digelar. Bahkan, saat awal pandemi, sama sekali tidak ada ajang balap yang diadakan, baik mobil atau motor.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menyampaikan dukungan Presiden Joko Widodo terhadap penyelenggaraan olahraga otomotif.

Baca juga: IMI Targetkan Lebih dari 100 Kejuaraan Balap Motor dan Mobil di 2021

Selain memberikan kesempatan kepada atlet untuk bisa tetap mengasah kemampuannya, serta memastikan regenerasi dan pencarian bibit unggul atlet, penyelenggaraan kejuaraan olahraga juga bisa menggerakan perekonomian rakyat.

Yamaha Sunday Race di Sentul.Yamaha Indonesia Yamaha Sunday Race di Sentul.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini, mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, antara lain wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki area kejuaraan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penonton pun dibatasi hanya 25 persen dari total kapasitas penonton di sebuah arena kejuaraan, serta harus menunjukan sertifikat telah menerima dua kali suntikan vaksin Covid-19," ujar Bamsoet, dalam keterangan resminya.

Baca juga: IMI Tangsel Akan Buka Kelas Motor Listrik di Ajang Drag Bike

Bamsoet menambahkan, menurut hasil riset lembaga Two Circles yang berbasis di London, Inggris, selama pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020, pendapatan dari industri olahraga sangat terpukul.

"Sepanjang tahun 2019, industri olahraga di seluruh dunia menghasilkan setidaknya 129 miliar dollar AS. Sementara di tahun 2020 turun drastis menjadi hanya 73,7 miliar dollar AS," kata Bamsoet.

Adanya pandemi tak hanya berpengaruh pada penyelenggara saja. Tapi, berdampak juga pada pebalap, tim balap, produsen aftermarket, dan sektor pendukung lainnya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X