Kompas.com - 09/04/2021, 13:51 WIB

Toyota ingin lebih berkontribusi nyata kepada Indonesia untuk 50 tahun kedepan dan seterusnya melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan terus menjalin hubungan yang harmonis dengan Pemerintah dan seluruh stakeholder lainnya untuk mewujudkan ‘Mobility happiness for all’.

“Kami juga terus mengembangkan supply chain lokal termasuk industri kecil dan menengah untuk komponen dan material, khususnya dalam menghadapi tantangan masa depan,” ucap Warih.

Seiring berjalannya waktu, banyak hal yang telah berubah selama perjalanan 50 tahun Toyota di Indonesia. Misalnya, dahulu mayoritas masyarakat Indonesia membutuhkan kendaraan sebagai alat transportasi untuk mendukung mobilitas baik yang dilakukan secara jarak dekat, jarak jauh seperti mudik, maupun di medan yang cukup sulit untuk dilalui.

Baca juga: Harga Kia Sonet 7-Seater, Mulai Rp 190 Jutaan

Dahulu juga ketika masyarakat ingin punya mobil pilihannya harus beli, baik baru, maupun second dengan opsi metode pembayaran cash atau credit. Kini, kebutuhan mobilitas masyarakat telah berkembang menjadi lebih kompleks.

Banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan layanan pendukung mobilitas yang lebih mudah, aman, dan nyaman termasuk yang berbasis digital. Contohnya, di era pandemi ini masyarakat membutuhkan contactless experience untuk mengeksplor fitur pada produk Toyota dan mendapatkan kemudahan dalam pembelian mobil.

Untuk itu, Toyota hadirkan platform digital untuk eksplorasi produk melalui Toyota Live Showroom dan program pembelian mobil secara digital melalui Toyota Virtual Expo.
Kebutuhan masyarakat juga sudah dan akan berkembang dimana banyak diantara mereka yang membutuhkan kemudahan dalam bermobilitas tanpa harus memiliki sebuah mobil yang dapat diakses dengan sekali klik.

Melihat adanya kebutuhan ini, Toyota hadirkan KINTO One yang memberikan pilihan baru dengan nilai tambah bagi masyarakat yang ingin menggunakan mobil tanpa perlu memikirkan perawatannya dan biaya lainnya, melalui sistem berlangganan yang dapat diakses secara digital dengan mudah.

Vice President Director PT TAM Henry Tanoto mengatakan, kedepannya, Toyota berkomitmen untuk dapat terus memberikan solusi mobilitas tidak hanya kepada pelanggan, tapi juga untuk semua masyarakat, melalui produk dan layanan yang akan kami hadirkan.

“Termasuk menghadirkan pilihan elektrifikasi yang lengkap sehingga masyarakat bisa memilih berdasarkan kebutuhannya serta komitmen untuk terus mempopulerkan teknologi elektrifikasi ini ke masyarakat lebih luas,” kata Henry.

Toyota Prius PHEVDOK. TOYOTA INDONESIA Toyota Prius PHEV

Menghadapi elektrifikasi dan mobility business ke depan, Toyota Indonesia juga akan terus mengembangkan supply chain lokal untuk komponen dan material.

Keterlibatan Small Medium Enterprise di dalam supply chain, juga semakin penting dan perlu mendapatkan support yang lebih besar. Terutama karena saat ini Toyota Indonesia tengah mempersiapkan produksi lokal model Hybrid Electric Vehicle (HEV) di 2022 untuk pasar domestik dan ekspor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.