Mitsubishi Kecewa Pajero Sport Tidak Dapat Diskon PPnBM

Kompas.com - 07/04/2021, 08:02 WIB
Pajero Sport Facelift Dakar Ultimate 4x2 KOMPAS.COM/STANLY RAVELPajero Sport Facelift Dakar Ultimate 4x2

JAKARTA, KOMPAS.com – Lewat aturan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Kementerian Perindustrian mengumumkan total 29 mobil yang masuk dalam daftar penerima diskon pajak.

Daftar penerima ini telah bertambah dari sebelumnya 21 mobil. Sebab pemerintah menambah persyaratan kapasitas mesin 1.500 cc hingga 2.500 cc, dari sebelumnya maksimal 1.500 cc.

Selain itu, berdasarkan Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 839 Tahun 2021, syarat mobil baru yang mendapatkan relaksasi PPnBM, yakni diproduksi di dalam negeri dengan komponen lokal 60 persen, turun dari sebelumnya 70 persen.

Baca juga: Cek Harga Innova Bekas Setelah Berlaku Diskon PPnBM

Kompas.com mendapat kesempatan melihat lebih dekat ubahan pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 terbaru. SUV ini mendapat pembaruan di sisi eksterior dan interior Kompas.com mendapat kesempatan melihat lebih dekat ubahan pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 terbaru. SUV ini mendapat pembaruan di sisi eksterior dan interior

Meski sudah turun, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) jadi merek yang belum bisa ikut menikmati perluasan insentif pajak ini.

Seperti diketahui, sebelumnya Pajero Sport sempat digadang-gadang bakal dapat relaksasi mengikuti Toyota Fortuner maupun Honda CR-V. Namun, hanya Xpander, Xpander Cross, dan Livina saja yang diproduksi Mitubishi menikmati diskon PPnBM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk Pajero Sport, ketentuan relaksasi PPnBM mobil 2.500 cc kami kecewa, tidak termasuk dalam program relaksasi ini. Karena masalah local purchase atau lokal konten dari Pajero Sport,” ujar Naoya Nakamura, Presiden Direktur MMKSI, dalam konferensi virtual (6/4/2021).

Baca juga: Seberapa Irit Konsumsi BBM Hyundai Palisade

Suasana booth Toyota di IIMS 2017.TAM Suasana booth Toyota di IIMS 2017.

“MMKI sebagai pabrik sudah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan local ratio dari kendaraan yang diproduksi secara bertahap, namun tetap belum dapat memenuhi guideline maksimal yang ditentukan oleh pemerintah,” ucap Nakamura.

Nakamura tidak menjawab secara pasti ketika ditanya soal tingkat kandungan lokal Pajero Sport. Namun, tentu saja dengan tidak masuknya SUV tersebut dalam daftar penerima diskon PPnBM, artinya local purchase mobil tersebut tak mencapai 60 persen.

Dalam daftar yang dibuat Kementerian Perindustrian, total ada empat mobil berkapasitas 1.500 cc hingga 2.500 cc yang dapat insentif pajak. Mulai dari Toyota Kijang Innova, Fortuner, Honda HR-V 1.8L, dan CR-V 2.0L.

Baca juga: Deretan SUV Murah Bekas Tahun Muda, Ecosport Mulai Rp 110 Jutaan

Kompas.com mendapat kesempatan melihat lebih dekat ubahan pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 terbaru. SUV ini mendapat pembaruan di sisi eksterior dan interiorKompas.com/Stanly Ravel Kompas.com mendapat kesempatan melihat lebih dekat ubahan pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 terbaru. SUV ini mendapat pembaruan di sisi eksterior dan interior

“Namun kami paham bahwa kita harus memikirkan konsumen kita yang saat ini sangat ingin membeli Pajero Sport dengan harga rasional,” ucap Nakamura.

“Sebagai gantinya kami telah memulai sales program yang lebih baik lagi, mulai dari April 2021 khusus untuk Pajero Sport. Sehingga konsumen kami yang ingin beli Pajero Sport tetap dapat benefit dan diuntungkan dengan program sales yang sudah kami terapkan,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.