Perluasan Diskon PPnBM Tak Serta-merta Tingkatkan Pengajuan Kredit

Kompas.com - 03/04/2021, 15:52 WIB
Honda CR-V facelift 1.5L Turbo Prestige KOMPAS.COM/STANLY RAVELHonda CR-V facelift 1.5L Turbo Prestige

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai 1 April 2021, pemerintah resmi meluaskan program relaksasi melalui diskon PPnBM yang berlaku bagi mobil tertentu hingga 2.500 cc.

Hal ini dilakukan sebagai stimulus mendongkrak penjualan mobil sekaligus industri otomotif yang lesu akibat Covid-19. Melalui perluasan tersebut, kini secara total ada 29 mobil baru yang turun harga setelah PPnBM dipangkas.

Namun demikian, sebelumnya Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies (ACC) Tan Chian Hok mengatakan, pemberian insentif bagi mobil 1.501 cc hingga 2.500 cc, secara potensi tidak akan langsung mendongkrak pengajuan kredit seagresif mobil di bawah 1.500 cc.

Baca juga: Dapat Diskon PPnBM, Harga Honda CR-V Turun sampai Rp 36 Jutaan

"Pemberian diskon pajak ini cukup baik sebagai stimulus, tapi kalau dibandingkan dengan mobil di bawah 1.500 cc, secara kenaikan pengajuan kredit untuk mobil sampai 2.500 cc itu tidak akan signifikan," ucap pria yang akrab disap Ahok itu kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Review Toyota New Fortuner VRZ TRD Sportivo untuk harianKompas.com / Setyo Adi Review Toyota New Fortuner VRZ TRD Sportivo untuk harian

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Ahok, ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi kenapa penjualan mobil di atas 1.501 cc tidak setinggi dengan di bawahnya. Paling utama soal harga dan kemampuan daya beli konsumen.

Walau sudah ada potongan harga sampai puluhan juta berkat diskon PPnBM, sebagai mobil menengah ke atas, tentu penurunannya tidak akan terlalu terasa.

Oleh sebab itu, Ahok menilai walau nantinya membuat pengajuan kredit bisa bertambah, secara jumlah tetap akan di bawah Xenia dan Avanza.

Baca juga: Resmi, Ini Aturan Diskon PPnBM Mobil 1.500 cc - 2.500 cc

"Kalau disamakan dengan penurunan untuk mobil seperti Terios, Avanza, Rush, dan Xenia, itu kan tidak terlalu terlihat besar, jadi kecendrungannya tetap mobil-mobil di segmen itu (1.500 cc ke bawah) yang akan tinggi, baik penjualan dan pengajuan kreditnya," ujar Ahok.

Toyota All New Innova Venturer 2.4 Diesel AT. Kompas.com menguji untuk pemakaian harian.Kompas.com / Setyo Adi Toyota All New Innova Venturer 2.4 Diesel AT. Kompas.com menguji untuk pemakaian harian.

"Perlu diingat juga bila kondisi secara ekonomi belum terlalu stabil, pastinya ada beberapa orang juga berpikir untuk membeli mobil baru, apalagi untuk segmen menengah ke atas," kata dia.

Seperti diketahui, adanya perluasan insentif PPnBM yang berlaku bagi mobil berpenggerak 4x2 atau 4x4, maka mulai dari Innova, Fortuner, CR-V (semua varian), HR-V 1.8L, sampai City Hatchback, kini resmi turun harga dengan kisaran yang bervariasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.