Etika Berhenti dan Parkir di Pinggir Jalan Raya

Kompas.com - 02/04/2021, 06:38 WIB
Area parkir Blok F Pasar Tanah Abang,  Jakarta Pusat,  Senin (30/10/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaArea parkir Blok F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berhenti sebentar di pinggir jalan sering kali dilakukan walaupun hanya sekadar menunggu teman atau mengecek ponsel dan menerima panggilan.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhtikaan saat memilih untuk menepi dan berhenti di bahu jalan. Hal ini berkaitan dengan keselamatan untuk diri sendiri dan juga pengguna jalan lain.

Baca juga: Punya 3 Varian, Ini Harga Royal Enfield Meteor 350

Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan mengatakan, berhenti di bahu jalan sebenarnya bisa dilakukan asal dengan aturan aturan tertentu.

Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.7leopold7.com Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.

"Kalau memang tidak ada larangan berhenti atau parkir dan atau rambu perintah parkir silahkan saja," kata Marcell kepada kompas.com, Kamis, (1/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hyundai Alcazar, Calon SUV Murah Korea Pesaing Rush

Sebelum behenti di bahu jalan, lanjut Marcell baiknya memperhatikan rambu terlebih dahulu. Pastikan tidak ada rambu larangan berhenti ataupun parkir. Jangan asal berhenti di pinggir jalan yang tidak sesuai dengan aturan. 

Selain memperhatikan rambu dan aturan, Marcell juga mengatakan ada etika dalam berhenti di bahu jalan.

Disarankan untuk berhenti di bahu jalan yang tidak menyebabkan kemacetan. Tidak disarankan juga untuk berhenti di tikungan, karena mengganggu pengendara lain yang akan berbelok.

Parkir sepeda motor di Jalan Kepanduan II, Kalijodo, Jakarta Barat, Senin (24/4/2017).Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Parkir sepeda motor di Jalan Kepanduan II, Kalijodo, Jakarta Barat, Senin (24/4/2017).

Marcell juga menambahkan, ketika mau berhenti pastikan belakang kita aman. Walaupun memang tidak ada larangan parkir atau berhenti, tetap diperhatikan juga bagaimana parkirnya.

Baca juga: Mudik Dilarang, Polisi Tegaskan Tidak Ada Sanksi Tilang

Parkir disarankan untuk perkir secara berbaris atau paralel dan satu baris saja, tidak diperkenankan untuk parkir berjejer atau seri agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Apabila parkiran yang tersedia hanya parkir seri, pastikan juga parkir sesuai dengan tempat yang sudah disediakan untuk parkir. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.