Trik Hindari Tabrakan Beruntun, Lakukan Emergency Braking

Kompas.com - 30/03/2021, 19:34 WIB
Hindari tabrakan beruntun instagram.com/dashcam_owners_indonesiaHindari tabrakan beruntun
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian kecelakaan di lajur kanan jalan tol belakangan makin sering mengemuka. Biasanya insiden terjadi karena tidak adanya jarak pengereman aman di antara mobil.

Ketika ada mobil yang tiba-tiba melakukan pengereman, mobil di belakangnya tidak siap. Tak heran sejumlah pengendara harus lebih waspada saat berada di lajur kanan.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, untuk menghindari tabrakan beruntun pengemudi bisa melakukan emergency braking.

Baca juga: Apakah Merokok, Makan dan Minum Bisa Kena Tilang Elektronik?

Menurut Sony, emergency braking dilakukan dengan cara mengerem sambil membanting setir ke kanan atau kiri, namun dengan catatan tersedia ruang yang aman buat mobil.

“Ini langkah terakhir ketika ruang yang tersedia di depannya sudah benar-benar terbatas atau mepet,” ujar Sony, kepada Kompas.com (30/3/2021).

“Tapi perlu diingat hal ini temporary, kemungkinan berhasilnya kecil karena harus didukung oleh kemampuan skill yang mumpuni,” kata dia.

Baca juga: Wuling Almaz RS Resmi Meluncur, Harga Rp 350 Jutaan

Selain itu, mobil juga harus memiliki fungsi rem yang baik, sehingga selalu sigap saat dibutuhkan. Tak ada gejala rem kurang pakem.

“Kemudian kondisi fisik pengemudi harus prima, sehingga reaksinya tepat waktu," ucap Sony.

"Jadi lebih baik kalau pengemudi melakukan antisipasi dengan jaga kecepatan dan jarak aman. Sehingga tidak perlu melakukan emergency braking,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X