Gagal Freestyle dengan Motor, Dua Wanita Malah Cium Aspal

Kompas.com - 16/03/2021, 07:22 WIB
Dua pengemudi motor wanita yang berusaha melakukan freestyle di jalan raya instagram.com/warung_jurnalisDua pengemudi motor wanita yang berusaha melakukan freestyle di jalan raya

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini makin marak pengendara sepeda motor melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya. Aktivitas ini berlaku hampir semua kalangan biker, mulai penguna motor kecil kelas skutik sampai motor besar (moge).

Banyak yang berhasil dan tidak sedikit juga gagal dan jatuh. Bahkan, sampai mengenai atau melukai pengguna jalan lain. Kejadian ini, seperti video yang diunggah oleh akun instagram @warung_jurnalis.

Baca juga: Pameran Otomotif Online buat Warga Jateng, Yogya dan Jatim

Dalam rekaman berdurasi delapan detik tersebut, terlihat dua pengemudi motor wanita yang berusaha melakukan freestyle yang gagal malah justru cium aspal. Jadi, terlihat salah satu pemotor itu mencoba berdiri di atas jok motor, sayangnya motor yang ditunggangi kedua wanita tersebut kehilangan kendali hingga akhirnya tersungkur ke aspal.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, melakukan freestyle di jalan umum merupakan tindakan yang ilegal.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis)

Tindakan akrobatik menggunakan motor baiknya dilakukan di area tertutup, bukan di jalan raya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sesepi apapun jalan raya, itu tetap ruang publik. Idealnya untuk melakukan aksi seperti itu di ruang tertutup, entah di lapangan atau area parkir yang mudah dilakukan sterilisasi,” ucap Jusri kepada Kompas.com belum lama ini.

Sebab jika aksinya gagal, seperti dalam video bukan hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain.

Baca juga: Tren Pengemudi Bus Pakai Seragam, Ada yang Mirip Pilot

“Sebetulnya, ini akal sehat saja. Boleh saja melakukan aksi freestyle, tetapi harus di tempat-tempat tertentu, bukan di tempat umum seperti jalan raya,” katanya.

Perlu diingat lagi, tujuan berkendara di jalan raya yaitu agar aman dan selamat sampai tujuan. Jadi kalau tujuannya ingin gaya-gayaan atau atraksi, sebaiknya tidak dilakukan di jalan raya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.