Sikap Penumpang Ketika Naik Bus Pariwisata yang Ugal-ugalan

Kompas.com - 12/03/2021, 17:01 WIB
Bus pariwisata yang ditumpangi peziarah asal Subang terbalik dan ringsek di jurang Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). Hingga sore ini, bus belum dievakuasi. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBus pariwisata yang ditumpangi peziarah asal Subang terbalik dan ringsek di jurang Tanjakan Cae, Wado, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (11/3/2021). Hingga sore ini, bus belum dievakuasi. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com – Beberapa hari lalu, terjadi kecelakaan bus pariwisata yang terperosok ke jurang di Tanjakan Cae, Sumedang. Bus diduga kehilangan kendali karena jalanan yang basah serta sempit dan menurun.

Sebelum terjadinya kecelakaan bus karena gaya mengemudi dari sopir bus yang agresif, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh penumpang.

Seperti yang dijelaskan oleh Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana.

“Pertama, tanyakan dan pastikan ada satu pengemudi serep untuk perjalanan jauh. Kedua, penumpang boleh ketiduran, namun jangan lama dan segera bangun. Perhatikan cara dan gaya mengemudi sopirnya,” ucap Sony kepada Kompas.com, Jumat (12/3/2021).

Baca juga: Daihatsu Rocky Tepergok Lagi Tes di Lembang

Kabin bus pariwisata PO SS TransKaroseri Laksana Kabin bus pariwisata PO SS Trans

Jika gaya mengemudi sopir tersebut urakan, jangan ragu untuk ambil keputusan berhenti. Karena bus pariwisata, seharusnya mengikuti keinginan dari penumpangnya, misalnya turun di rest area akan lebih baik daripada ikut jadi korban.

“Ketiga, duduk relaks dan menggunakan safety belt. Keempat, lihat dan tandai di mana jalur efakuasi pada bus jika nantinya terjadi kecelakaan,” kata Sony.

Baca juga: Fakta Baru Kecelakaan Maut Sumedang, Bus Tak Punya Izin Usaha

Jalur darurat atau pintu emergency di bus ada di bagian atap, sisi kanan belakang bus dan kaca samping. Ingat juga letak alat pemecah kaca ketika ingin keluar dari kaca samping.

“Terakhir, selalu waspada dan jangan berfikir aman, karena segala sesuatu bisa terjadi kalau pengemudinya ugal-ugalan,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X