Melirik Perangkat Aerodinamika Baru pada Ducati Desmosedici GP21

Kompas.com - 11/03/2021, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selalu menarik melihat perkembangan Ducati pada Desmosedici GP. Khususnya, perangkat aerodinamika yang dikembangkannya.

Pada Desmosedici GP21 ini, Ducati juga menguji perangkat aerodinamika baru. Terlihat fairing tersebut digunakan oleh Michele Pirro dan Jack Miller.

 Baca juga: Upaya Ducati Tingkatkan Motor Meski Pengembangan Mesin Dibekukan

Desainnya sedikit berbeda dari winglet yang terletak pada sisi samping fairing bagian atas. Perangkat aerodinamika yang baru ini ada di bagian tengah dan bawah fairing.

Perangkat aerodinamika baru pada fairing Ducati Desmosedici GP21Dok. @jackmilleraus Perangkat aerodinamika baru pada fairing Ducati Desmosedici GP21

Dikutip dari GPone.com, Kamis (11/3/2021), perangkat aerodinamika ini diyakini memiliki lebih dari sekadar efek downforce. Fairing ini juga tampaknya membantu aliran udara.

Kelihatannya tidak penting, tapi seperti diketahui, peningkatan aerodinamika menjadi sangat penting di saat pengembangan mesin dibekukan karena pandemi.

Ada banyak dugaan atau prediksi mengenai fungsi dari perangkat aerodinamika ini, mulai dari membantu aliran udara, meningkatkan downforce pada ban belakang, hingga menghilangkan efek slipstream untuk pebalap di belakang.

Dugaan pertama, perangkat aerodinamika ini bertugas untuk membuat aliran udara menjadi lebih terarah. Angin yang menerpa bagian depan motor bisa dikatakan tidak aerodinamis, seperti sepatbor, sokbreker depan, kaliper rem, dan lainnya.

Dengan bantuan komponen ini, aliran udara yang berantakan tersebut akan dikumpulkan dan dialirkan ke satu titik tertentu. Sehingga, laju motor di trek lurus bisa lebih mulus.

Baca juga: Masuk Tim Pabrikan Ducati, Jack Miller Bidik Kemenangan

Livery Ducati Desmosedici GP21 untuk MotoGP 2021Dok. Ducati Livery Ducati Desmosedici GP21 untuk MotoGP 2021

Dugaan kedua adalah aliran udara yang melewati perangkat aerodinamika ini tak hanya membuat motor lebih mulus saat di trek lurus, tapi juga mengalirkan angin ke perangkat aerodinamika pada swingarm.

Jika perangkat tersebut memang berfungsi untuk menurunkan temperatur, maka dengan bantuan fairing baru ini bisa lebih optimal lagi menurunkan suhu pada ban. Sehingga, ban tidak cepat stres.

Selain itu, jika downforce pada ban belakang juga meningkat, maka tidak akan ada banyak tenaga dari mesin juga yang terbuang

Dikutip dari TMCBlog.com, disebutkan, dugaan ketiga bisa saja fairing ini akan mengalirkan angin ke bagian belakang motor menjadi lebih terarah.

Sehingga, pebalap yang ingin melakukan slipstream, akan tetap merasakan angin. Sehingga, kondisi udaranya sama saja seperti tidak melakukan slipstream.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.