Truk Tabrak Daihatsu Ceria, Ingat Bahaya saat Keluar dari Rest Area

Kompas.com - 11/03/2021, 09:02 WIB
Daihatsu Ceria ditabrak belakang oleh sebuah truk. Screenshot Instagram @dashcam_owners_indonesiaDaihatsu Ceria ditabrak belakang oleh sebuah truk.

JAKARTA, KOMPAS.com – Rest area atau tempat peristirahatan menjadi lokasi yang sering digunakan pengemudi untuk melepas lelah. Tak hanya jadi tempat istirahat, rest area belakangan juga menjadi area pertemuan karena terdapat restoran hingga kafe.

Namun, pengemudi harus lebih waspada saat berkunjung ke rest area. Terutama ketika sudah selesai, dan hendak kembali ke jalan bebas hambatan.

Jangan sampai mobil tertabrak oleh kendaraan yang melaju dari belakang, seperti video insiden Daihatsu Ceria dengan truk yang viral di media sosial.

Baca juga: Video Viral Biaya Servis Mercy G-Class Tembus Rp 90 Jutaan, Ganti Kampas Rem Saja Rp 18 Juta

Terlihat bahwa Daihatsu Ceria yang masuk kembali ke jalan tol, diseruduk dari belakang oleh truk yang melaju pada lajur paling kiri. Akibatnya, mobil mungil itu ringsek di bagian belakang, sementara truk kabur melarikan diri.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, kejadian ini diduga terjadi karena ram joint dan sudut menuju jalur utama tidak memenuhi syarat keamanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi seharusnya ada space satu lajur yang clear area dari arah mobil ditabrak itu, dan 50 meter kemudian lajur tersebut bergabung jadi satu” ujar Sony, kepada Kompas.com (10/3/2021).

Baca juga: Piston Honda PCX 160 Bermasalah Dibawa ke AHASS, Langsung Ganti Baru

Rest Area 360 Tol Batang-SemarangDokumentasi JMRB Rest Area 360 Tol Batang-Semarang

Lokasi tabrakan diduga merupakan area pembangunan sebuah proyek, sehingga kondisinya kurang aman dari sisi safety driving. Meski begitu, Sony berujar jika kejadian ini bisa dihindari dengan beberapa cara.

Pertama, dengan menyesuaikan kecepatan kendaraan yang baru keluar joint dengan lalu lintas pada lajur paling kiri.

“Segera melaju ke minimal 60 kpj sehingga tidak mengganggu arus yang ada di belakangnya. Hal ini juga dilakukan untuk menghindari tabrak belakang,” ucap Sony.

Baca juga: Tak Bawa Surat Hasil Rapid Antigen ke Puncak, Siap-siap Putar Balik

Penutupan rest area di Tol Trans Jawa.DOK. JASA MARGA Penutupan rest area di Tol Trans Jawa.

Kemudian, penting bagi pengemudi untuk selalu memantau spion sebelum berpindah jalur, untuk mengantisipasi kecelakaan seperti itu. Pastikan, lajur paling kiri sudah kosong ketika keluar dari rest area.

“Kendaraan kecil terlihat ragu-ragu dalam memposisikan kendaraannya, antara mau memberi jalan yang di belakang atau enggak fokus, sehingga memicu kendaraan yang ada di belakangnya untuk mendistraksi,” kata dia.

“Selan itu hindari berada di depan atau samping truk ketika di jalan tol, karena kemungkinan Anda berada di area blindspot-nya,” ujar Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.