Begini Menangani Motor yang Mogok Usai Terjang Banjir

Kompas.com - 20/02/2021, 10:22 WIB
Sejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir. KOMPAS / LASTI KURNIASejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor menjadi kendaraan yang rawan mengalami mogok saat dipaksa menerjang banjir.

Tidak sedikit pemilik kendaraan roda dua yang langsung berusaha untuk menghidupkannya, usai mesin mengalami macet.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, sepeda motor yang mengalami mati mesin saat menerjang banjir tidak langsung dinyalakan.

Upaya menghidupkan mesin dalam kondisi motor baru saja terendam banjir bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Baca juga: Dapat Uang Rp 24 Miliar, Pria Ini Beli Xpander meski Belum Bisa Nyetir

“Sebaiknya, jangan langsung berusaha untuk menghidupkannya, dikhawatirkan jika baterai atau komponen kelistrikan motor masih banyak air,” ujar Endro kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurutnya, jika air sampai masuk ke ruang bakar dan mesin kendaraan tetap dinyalakan tidak menutup kemungkinan motor justru bisa rusak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di samping itu, potensi permasalahan lain yang bisa terjadi ketika sepeda motor dipaksa menerjang genangan air banjir yakni air bercampur dengan oli mesin.

Banjir akibat luapan Kali Lamong yang melanda Kecamatan Benjeng, Gresik, Selasa (7/1/2020).KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH Banjir akibat luapan Kali Lamong yang melanda Kecamatan Benjeng, Gresik, Selasa (7/1/2020).

Kondisi ini bisa berbahaya karena pelumas yang sudah bercampur dengan air akan mengganggu sirkulasi pelumas di dalam mesin.

“Bagi pemilik kendaraan yang tahu soal mesin, bisa dilakukan pemeriksaan komponen sendiri. Mulai dari bagian kelistrikan, saringan udara, busi, knalpot, baterai, sampai karburator jika motornya belum injeksi,” ucapnya.

Tetapi, jika memang tidak paham mengenai mesin sepeda motor maupun kelistrikan kendaraan sebaiknya langsung dibawa ke bengkel terdekat.

Baca juga: Cerita Sutrisno, Dapat Uang Rp 15, 8 M Langsung Beli HR-V, Xpander, Innova, dan Pikap

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.