Uang Muka 0 Persen Bisa Pengaruhi Penjualan Mobil Segmen Menengah ke Bawah

Kompas.com - 19/02/2021, 16:42 WIB
Ilustrasi booth Honda dalam ajang otomotif nasional IstimewaIlustrasi booth Honda dalam ajang otomotif nasional
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Calon konsumen mobil baru siap dimanjakan sejumlah insentif fiskal pada Maret mendatang. Selain relaksasi PPnBM, pemerintah melalui Bank Indonesia juga telah mengumumkan keringanan kredit dengan DP 0 persen.

Agus Gumiwang Kartasamita, Menteri Perindustrian RI, mengatakan, pemerintah ingin meningkatkan pertumbuhan industri otomotif yang anjlok pada tahun lalu.

“Industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang memiliki kontribusi sangat besar terhadap perekonomian nasional,” ujar Agus, dalam konferensi peluncuran IIMS Virtual, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: IIMS Virtual 2021 Resmi Dibuka, Siap Percepat Pemulihan Otomotif

Honda Brio Satya CVTKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda Brio Satya CVT

Tak heran jika pemerintah berupaya menggenjot penjualan mobil dengan kebijakan-kebijakan tersebut.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, mengatakan, DP 0 persen tentu akan memberikan dampak pada penjualan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“DP 0 tentunya sangat mempengaruhi penjualan,” ujar Billy kepada Kompas.com (19/2/2021).

Baca juga: Brio RS Urbanite, CR-V Facelift, dan Odyssey Facelift Resmi Meluncur

Kredit kendaraan jadi alternatif pembayaran yang mendominasi transaksi jual beli saat ini.Zulkifli BJ Kredit kendaraan jadi alternatif pembayaran yang mendominasi transaksi jual beli saat ini.

Menurut Billy, dampak penjualan akan terasa, terutama di segmen menengah ke bawah, di mana konsumen banyak melakukan pembelian kendaraan secara kredit.

Kebijakan ini barangkali mirip dengan aturan relaksasi PPnBM 0 persen yang mengincar mobil dengan kapasitas 1.500 cc ke bawah. Di mana pasar ini merupakan segmen mobil dengan penjualan terbesar dari tahun ke tahun.

Stimulus pun diberikan untuk menghentikan penundaan pembelanjaan dan agar dapat menggairahkan penjualan otomotif domestik

“Karena segmen menengah adalah segmen yang paling banyak dan membutuhkan keringan pembelian dengan DP 0 persen. Tapi kami masih mempelajari lebih dalam untuk detail kebijakan ini,” kata Billy.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.