Ingat, Arus Lalu Lintas di Istiqlal dan Katedral Masih Dialihkan

Kompas.com - 19/02/2021, 07:02 WIB
Ilustrasi lalu lintas MARTIN BUREAU / AFPIlustrasi lalu lintas

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya kembali mengingatkan kepada para pengguna kendaraan bermotor untuk mengatur rencana berpergian kembali ketika hendak melintasi kawasan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Ibu Kota.

Pasalnya, wilayah tersebut masih diberlakukan arus lalu lintas seiring pembangunan terowongan silaturahmi yang menghubungkan titik terkait sampai 31 Maret 2021.

"Kita sudah memasang spanduk pengumuman soal pengalihan arus di dekat Istiqlal dan Katedral. Diperkirakan, pembangunan selesai sampai 31 Maret 2021," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di keterangan tertulis, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: IIMS Virtual 2021 Resmi Dibuka, Siap Percepat Pemulihan Otomotif

Spanduk informasi terkait rencana pembangunan terowongan silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral terpasang di Jalan Katedral, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2021).Dok Masjid Istiqlal Spanduk informasi terkait rencana pembangunan terowongan silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral terpasang di Jalan Katedral, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2021).

Sambodo mengatakan, saat kini pihaknya masih menyusun skema terbaik dalam pengalihan arus lalin tersebut.

Tujuannya agar para pengendara roda dua maupun roda empat nantinya tidak terganggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihaknya juga segera menyosialisasikan skema jalur alternatif yang bisa dilalui setelah memilih skema jalur alternatif yang paling optimal.

“Bila sudah sesuai, akan kami sosialisasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardi menambahkan, sejauh ini rencana pengalihan arusnya ialah kendaraan yang datang dari arah Jalan Banteng Timur ke arah Pasar Baru dialihkan menuju ke Jalan Banteng Barat.

Baca juga: Kebiasaan Salah Pemotor, Ngebut Saat Baru Turun Hujan

Rekayasa lalin di kawasan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral direncanakan mulai berlaku pada 20 Januari 2021 mendatang.KOMPAS.com/Ruly Rekayasa lalin di kawasan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral direncanakan mulai berlaku pada 20 Januari 2021 mendatang.

Selanjutnya dari arah Jalan Perwira mau ke arah Pasar Baru dialihkan ke Pejambon.

“Jalan Banteng Timur yang dari Gunung Sahari yang mau ke Pasar Baru dialihkan ke Jalan Banteng Barat. Jalan Perwira yang mau ke Pasar Baru dialihkan ke Pejambon,” ujar Lilik.

Dia berharap masyarakat bisa memaklumi perubahan sementara arus lalu lintas di sekitar Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral karena adanya pembangunan terowongan silaturahmi ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X