Gaikindo Minta Pemerintah Segera Umumkan Teknis Pelaksanaan Relaksasi PPnBM

Kompas.com - 17/02/2021, 08:12 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWAIlustrasi penjualan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Rencana relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) diharapkan mampu meningkatkan capaian industri otomotif yang sempat terpuruk pada 2020.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bakal memberikan insentif PPnBM secara bertahap tahun ini.

“Dengan skenario relaksasi PPnBM dilakukan secara bertahap, diperhitungkan dapat terjadi peningkatan produksi yang akan mencapai 81.752 unit,” ucap Airlangga, dalam keterangan tertulis (11/2/2021).

Baca juga: Mepet Avanza, Lebih Murah dari Rush, Ini Estimasi Harga Toyota Raize

Suasana booth Toyota di IIMS 2017.TAM Suasana booth Toyota di IIMS 2017.

Untuk memuluskan rencana ini, Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, mengatakan, pemerintah harus segera merilis petunjuk pelaksana atau petunjuk teknis dari kebijakan ini.

“Maka dari itu kami sedang menunggu PMK (Peraturan Menteri Keuangan)-nya atau juklak dan juknis-nya, supaya para APM (Agen Pemegang Merek) bisa berhitung segera,” ucap Jongkie, dalam tayangan Business Talk di Kompas TV (16/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jongkie juga mengatakan, hal ini diperlukan agar APM bisa menghitung berapa biaya yang dibebaskan selama tiga bulan pertama, yang insentifnya mencapai 100 persen.

Baca juga: Spesifikasi Maung Pindad yang Dibeli Bupati Jember Terpilih

Ilustrasi kredit mobilistimewa Ilustrasi kredit mobil

Kemudian pada tahap kedua (Juni-Agustus) dengan insentif 50 persen, dan tahap ketiga (September-November) sebesar 25 persen.

Meskipun kondisi ini dapat menciptakan jeda pembelian mobil, terutama untuk mobil-mobil yang masuk dalam kriteria insentif PPnBM jelang akhir bulan ini.

“Akan tetapi kalau APM sudah umumkan, mereka sudah bisa terima order. Orang jadi mulai tertarik membeli, yang tadinya belum berminat, karena dengan adanya diskon tadi, harganya jadi terjangkau, akhirnya jadi dia beli,” katanya.

Baca juga: Pajero Sport Facelift Meluncur Hari Ini, Diskon NIK 2020 Tembus Rp 25 Juta

Ilustrasi membeli mobilistimewa Ilustrasi membeli mobil

Jongkie turut mendorong APM agar segera mengumumkan harga jual pada Maret 2021. Menurutnya, jika sudah ada merek otomotif yang mengumumkan, pasti akan diikuti merek-merek lainnya.

“Jadi agar sektor otomotif ini tidak ada kartel. Kalau satu mengumumkan, pasti yang lain juga mengumumkan. Kalau tidak mengumumkan akan ketinggalan, bisa susah dan tidak terima order nantinya,” ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X