Jalur Ambles, Astra Tol Cipali Siapkan Lajur Sementara di Median Jalan

Kompas.com - 09/02/2021, 17:38 WIB
Tol Cipali memberlakukan contraflow di sekitar ruas jalan yang amblas (9/2/2021). DOK. ASTRA TOL CIPALITol Cipali memberlakukan contraflow di sekitar ruas jalan yang amblas (9/2/2021).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Ruas jalan tol Cipali masih dibuka dan saat ini terpantau ramai lancar. Namun jelang Km 117 sampai Km 126 arah terjadi kepadatan lantaran pengelola jalan tol dan kepolisian memberlakukan contraflow.

Contraflow dilakukan sejak Selasa dini hari karena amblesnya ruas tol Cipali arah Jakarta, tepatnya di Km 122+400 yang berada di wilayah Subang, Jawa Barat.

Terpantau kondisi jalan di sepanjang ruas tersebut mengalami keretakan sepanjang 40 meter. Astra Tol Cipali, sebagai pengelola pun tengah berusaha untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak itu.

Baca juga: Jalan Tol Cipali Ambles di Km 122, Arah Jakarta Ditutup, Berlaku Contraflow

Jalan Tol Cipali mengalami amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan (9/2/2021).DOK. ASTRA TOl CIPALI Jalan Tol Cipali mengalami amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan (9/2/2021).

Agung Prasetyo, Direktur Operasi Astra Tol Cipali, mengatakan, kerusakan jalan disebabkan karena intensitas dan curah hujan tinggi.

Hal ini mengakibatkan banyak volume air yang masuk ke dalam base layer melalui keretakan, yang sebetulnya mulai ditemukan pertama kali pada 8 Februari 2021 pukul 16.00.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ditambah dengan kendaraan berat yang melintas untuk menghindari banjir di jalur Pantura, menyebabkan keretakan bertambah pada pukul 22.00 dan memburuk sehingga terjadi keretakan yang lebih besar.

Baca juga: Tidak Perlu Antre, Begini Cara Daftar SIM Secara Online

Jalan Tol Cipali Amblas di ruas arah Jakarta (9/2/2021).DOK. PJR Tol Cipali Jalan Tol Cipali Amblas di ruas arah Jakarta (9/2/2021).

“Kami sudah berkoordinasi dengan kontraktor untuk melakukan perbaikan jalan pada bahu luar, lajur 1 dan 2 di KM 122+400. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan,” ujar Agung, dalam keterangan resmi (9/2/2021).

“Untuk mengurai kepadatan lalin saat ini diberlakukan contraflow mulai pukul 03.00 sejak dari KM 117 hingga KM 126. Sedangkan untuk mengurangi beban lalu lintas, akan dibangun lajur sementara di median, diperkirakan memakan waktu 10 hari,” katanya.

Agung menambahkan, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pengguna jalan.

Diimbau kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.