Tilang Konvensional Tetap Berlaku di Daerah yang Belum Ada ETLE

Kompas.com - 04/02/2021, 19:21 WIB
Operasi Patuh Jaya 2019 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019). Foto: Stanley RavelOperasi Patuh Jaya 2019 di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.comTilang elektronik tengah digalakkan untuk berlaku secara nasional oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Korlantas Polri pun menyambut kebijakan ini dengan mengerahkan Satgas ETLE.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, mengatakan, tugas dari Satgas ETLE adalah memastikan kesiapan infrastruktur dan personel untuk penerapan tilang elektronik di sejumlah daerah.

Rencananya, penindakan hukum dalam berlalu lintas secara elektronik ataupun digital IT, termasuk juga dalam pengembangan pelayanan SIM dan Samsat dibidang IT, masuk dalam program 100 hari kerja Kapolri.

Baca juga: Kejar Standar Emisi Euro 4, BBM Ini Harus Dihapus

surat tilang elektronik untuk DPRD Sragen Bambang Widjo Purwanto ari purnomo surat tilang elektronik untuk DPRD Sragen Bambang Widjo Purwanto

Istiono mengatakan, meski tahun ini tilang elektronik bakal berlaku secara nasional, namun untuk daerah-daerah yang belum menerapkan ETLE, tetap menggunakan tilang konvensional atau manual dengan skala prioritas tertentu.

“Seperti pelanggaran lawan arah, atau segala pelanggaran hukum lalu lintas lainnya tetap akan ditindak sesuai hukum yang sudah ditetapkan dengan tilang manual,” ujar Istiono, dalam laman resmi Korlantas Polri (3/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Istiono menyebutkan bahwa perkembangan pelayanan SIM dibidang IT juga akan disiapkan dengan adanya ujian Online bagi pemohon SIM.

Baca juga: Hyundai Kona Electric Facelift Bisa Dipesan, Harga Naik Rp 20 Jutaan

Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).TRIBUNNEWS.com/JEPRIMA Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Ia menambahkan, bahwa dalam 100 hari kerja Kapolri, Korlantas sudah siap dengan program-program baru yang menjadi target Kapolri.

“Ujian SIM teori kedepan bisa dilakukan dengan online, tetapi untuk ujian praktik harus tetap hadir, karena ini merupakan kompetensi dari pemohon SIM,” kata Istiono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.