Honda Siapkan Perangkat APAR di Mobil Baru, Harga Naik

Kompas.com - 19/01/2021, 13:01 WIB
alat pemadam api ringan (APAR) terpasang di dalam mobil Ebayalat pemadam api ringan (APAR) terpasang di dalam mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) menyambut baik atas aturan baru dari Kementerian Perhubungan yang mewajibkan disematkannya alat pemadam api ringan (APAR) di setiap mobil terbaru.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor yang berlaku pada 18 Januari 2021.

Seiring dengannya, maka produk dari Honda di Indonesia dengan tahun produksi atau Vehicle Identification Number (VIN) 2021 akan mengalami penyesuaian harga sekitar 1 persen.

Baca juga: Ini Sanksi buat APM yang Tidak Lengkapi Mobil dengan APAR

Ilustrasi alat pemadam api ringan (APAR) di mobil.challengertalk.com Ilustrasi alat pemadam api ringan (APAR) di mobil.

"Bagi semua mobil yang VIN 2021 itu sudah dilengkapi APAR sesuai aturan berlaku. Kalau produk di bawahnya tidak kami siapkan, jadi patokannya VIN," ujar Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy dalam diskusi virtual, Senin (18/1/2021).

Adapun Honda juga memastikan nantinya APAR akan tersedia di setiap model mobil Honda baik mobil yang di produksi dalam negeri maupun impor secara terurai alias Completely Knock Down (CKD) serta secara utuh atau Completely Built Up (CBU).

“Nah ini kami siapkan APAR untuk model-model yang CKD maupun CBU karena kalau di CBU itu APAR menjadi salah satu persyaratan untuk keluar dari pelabuhan,” jelasnya.

Baca juga: Honda Besar Hati, Brio Cetak Rekor Baru di Indonesia

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di mobilPistonheads.com Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di mobil

"Jadi nanti cara mengetahui bahwa VIN mobil terbaru atau tidak dengan keberadaan perangkat APAR," tambah Billy.

Adapun perangkat APAR sendiri membuat produk kendaraan bermotor yang dipasarkan di dalam negeri mengalami penyesuaian kembali di luar pajak.

"Salah satu unsur kenaikan harga itu adalah pajak, fitur atau kelengkapan mobil lainnya seperti APAR ini. Tentunya kenaikannya sekitar satu persenan dari kami," ujar Billy.3 kebakaran kendaraan yang digunakan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X