Kompas.com - 15/01/2021, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian mobil terbakar belakangan sering terjadi di jalanan. Parahnya, pemilik mobil hanya bisa diam dan menonton mobil terbakar sampai habis tanpa bisa berbuat apapun.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun mengeluarkan regulasi yang bisa jadi solusi atas insiden tersebut, yakni mewajibkan agen pemegang merek (APM) untuk melengkapi mobil keluaran baru dengan alat pemadam api ringan atau APAR.

“Mulai tahun ini sudah berjalan, setiap mobil baru wajib mempunyai alat pemadam api di dalamnya,” ujar Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kemenhub Risal Wasal, kepada Kompas.com (14/1/2021).

Baca juga: Kapan Aturan Bikin dan Perpanjangan SIM Gratis Berlaku?

Auto2000 Glodok PlazaKOMPAS.com/Ruly Auto2000 Glodok Plaza

Untuk diketahui, aturan soal APAR sudah termaktub dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP 972/ AJ 502/ DRJD/ 2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor yang ditetapkan pada 18 Februari 2020.

Secara spesifik kewajiban APAR disebutkan pada Pasal 2 Ayat 2,3 dan 4 dengan bunyi ; “(2) Kendaraan bermotor untuk kategori M1, N1, N2, N3, O1, 02, 03, dan 04 untuk mobil penumpang, mobil barang landasan mobil penumpang, dan landasan mobil barang wajib dilengkapi fasilitas tanggap darurat berupa alat pemadam api ringan.”

“(3) Fasilitas Tanggap Darurat pada kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (2) wajib disediakan oleh pengimpor, pembuat dan/atau perakit Kendaraan Bermotor.”

Baca juga: Begini Wujud Avanza Listrik yang Siap Diproduksi Mulai 2022 ?

Ilustrasi mobil terbakarhowkenya.com Ilustrasi mobil terbakar

“(4) Dalam hal pengimpor, pembuat dan/ atau perakit Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (3) akan melakukan rekayasa dan rancang bangun terhadap alat pemadam api ringan wajib mengacu pada rancang bangun yang telah disahkan oleh Direktur Jenderal.”

Risal menambahkan, penggunaan APAR bisa menjadi pertolongan pertama untuk mencegah kebakaran menjalar lebih luas.

Apalagi beberapa Negara juga sudah mewajibkan keberadaan APAR di dalam mobil. Tak heran jika Kemenhub mulai mewajibkan hal ini untuk keselamatan transportasi jalan di Indonesia.

Baca juga: Hyundai Bocorkan Mobil Listrik Ioniq 5, Meluncur Februari 2021

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di mobilPistonheads.com Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di mobil

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengapresiasi langkah Kemenhub maupun APM dalam menyikapi pentingnya keselamatan di jalan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.