Vaksinasi Mulai Jalan, Gaikindo Yakin Industri Otomotif Kembali Tumbuh

Kompas.com - 14/01/2021, 18:01 WIB
Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sambut baik langkah pemerintah untuk memulai vaksinasi virus corona alias Covid-19 di Tanah Air mulai pekan ini.

Diharapkan, melalui langkah tersebut berbagai aspek bisa menunjukkan pertumbuhan positif termasuk industri otomotif, seiring meredanya kekhawatiran masyarakat atas penularan virus yang masif.

"Jadi semuanya berangsur normal, industri kembali berjalan sehingga ekonomi cepat pulih disertai tumbuhnya daya beli masyarakat," kata Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Rincian Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor

Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Nangoi juga menyebut bahwa vaksin menjadi salah satu unsur penting dalam pemulihan ekonomi nasional. Sebab, hal itu bisa menimbulkan keyakinan masyarakat seiring kekebalan terhadap penyakit terkait.

"Kekebalan tubuh akan meningkat jika sudah divaksin. Maka diharapkan jumlah orang yang terinfeksi menurun dan kemudian ekonomi dapat berputar," paparnya.

Bila keadaan ideal itu tercipta, maka kebutuhan atas kendaraan pribadi kembali naik seiring aktivitas yang menuju kenormalan baru. Seiring hal tersebut, target tahunan bisa digapai agar peta jalan industri berjalan sesuai harapan.

Sebagaimana diketahui, menurut data Gaikindo penjualan mobil di dalam negeri selama Januari-November 2020 anjlok 49,8 persen dibandingkan pencapaian tahun lalu, yakni dari 935.245 unit jadi 474.910 unit.

Baca juga: Gaikindo Pasang Target Penjualan 750.000 Unit pada 2021

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

Tercatat, periode penjualan tertinggi tahun lalu tercatat terjadi pada kuartal pertama yakni Januari-Maret 2020. Usai pandemi menyerang sejak kuartal II/2020, distribusi mobil baru begitu terhambat.

Bahkan, asosiasi sudah dua kali melakukan revisi target tahunan dari 1,05 juta unit jadi 525.000 unit. Adapun target penjualan mobil tahun ini, Gaikindo mematoknya di angka 750.000 unit.

"Kalau dilihat sekarang sudah mulai membaik. Jadi harapannya bisa tercapai dengan forecast di 2021 sebanyak 750.000 unit," kata Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto di kesempatan terpisah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X