Ekspor Mobil Buatan Dalam Negeri Melambat Jelang Akhir Tahun

Kompas.com - 20/12/2020, 16:21 WIB
Ekspor mobil TMMINEkspor mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat kinerja ekspor mobil buatan dalam negeri secara bulanan jelang akhir tahun mengalami perlambatan.

Pada data yang dihimpun asosiasi, per November 2020 capaian ekspor mobil secara utuh alias completely built-up (CBU) melemah 0,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 25.584 unit.

Sementara untuk ekspor secara terurai atau completely knocked down (CKD) terkoreksi hingga 15 persen dari torehan pada Oktober 2020 atau 6.304 unit set menjadi 5.331 unit set.

Baca juga: PSBB Transisi Diperketat, Bagaimana Nasib Penjualan Mobil Akhir Tahun?

Petugas memeriksa mobil Toyota Fortuner produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang akan diekspor melalui dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Petugas memeriksa mobil Toyota Fortuner produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang akan diekspor melalui dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

Kendati demikian, ekspor komponen mobil yang disumbang oleh Toyota, Honda, Hino, serta Suzuki pada periode yang sama masih bisa mencapai kinerja positif di level 1,6 persen. Rinciannya, dari 6.605.972 unit jadi 6.712.378 unit.

Dibandingkan tahun sebelumnya, ekspor komponen mencatatkan tren positif sampai 32,9 persen. Cukup berbeda dari ekspor CBU dan CKD yang masih memiliki gap cukup besar sampai 20 persen.

Adapun mobil buatan Indonesia yang paling banyak terjual di luar negeri selama November 2020 masih dipimpin oleh Daihatsu dengan torehan 11.172 unit. Kemudian diikuti oleh Toyota (5.715 unit) dan Mitsubishi Motors (4.434 unit).

Baca juga: Daftar 10 Mobil Terlaris November 2020, Brio dan Avanza Urutan Atas

Honda yang mengalami pertumbuhan 42,9 persen secara bulanan masih terjaga di posisi ke-5, tepat berada di bawah Suzuki dengan torehan 3.501 unit. Lalu ada Wuling (61 unit), Hino (55 unit), DFSK (16 unit) serta Hyundai (30 unit).

Sedangkan ekspor secara terurai masih dirajai oleh Toyota dengan capaian 3.990 unit set, diikuti Mitsubishi Motors (810 unit set), Suzuki (456 unit set), dan DFSK (75 unit set). Honda tercatat sedang absen atau nol.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X