Mobil yang Nyaman untuk Pergi Berlibur, Pakai Transmisi Manual atau Matik?

Kompas.com - 18/12/2020, 13:22 WIB
Ilustrasi liburan SHUTTERSTOCKIlustrasi liburan
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Momen akhir tahun banyak ditunggu oleh masyarakat. Tidak sedikit yang sudah membuat agenda untuk berwisata bersama anggota keluarga atau pulang ke kampung halaman.

Di tengah pandemi Covid-19 ini melakukan perjalanan menggunakan kendaraan umum tentunya cukup berisiko terhadap penyebaran virus Corona.

Untuk itu, menggunakan mobil pribadi menjadi alternatif yang tepat dan lebih aman dibandingkan harus menggunakan transportasi umum.

Baca juga: Mengapa STNK Kendaraan yang Sudah Dijual Perlu Diblokir?

Selain itu, pemilihan waktu untuk liburan juga lebih fleksibel dan bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Tuas transmisi mobil matik Tuas transmisi mobil matik

Ketika berwisata dan melakukan perjalanan jarak jauh tentunya kenyamanan selama berkendara juga harus dipikirkan.

Hal ini karena suasana yang nyaman selama perjalanan juga akan mempengaruhi mood pengemudi dan juga momen liburan bersama keluarga.

Untuk kenyamanan berkendara, pemilihan jenis mobil menjadi salah satu yang harus dipertimbangkan. Sebaiknya memilih mobil bertransmisi manual atau matik?

Baca juga: Begini Cara Mudah Blokir STNK Tanpa Harus ke Samsat

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, kenyamanan saat berkendara bisa juga bergantung pada jenis mobil yang akan digunakan.

Menurutnya, saat pergi berlibur atau berwisata di kawasan kawasan puncak atau pun menempuh perjalanan jarak jauh akan lebih nyaman ketika mengendarai mobil bertransmisi matik.

“Kalau berbicara soal kenyamanan saat berkendara jarak jauh atau untuk liburan jelas lebih nyaman menggunakan mobil matik,” ujar Sony kepada Kompas.com, Jumat (18/12/2020).

Ilustrasi posisi kaki di mobilSHUTTERSTOCK Ilustrasi posisi kaki di mobil

Sony juga mengatakan, mobil bertransmisi otomatis tidak hanya sekadar nyaman untuk digunakan jarak jauh, tetapi juga ketika kondisi jalanan padat dan macet.

Dalam kondisi tersebut, pengemudi tidak perlu sering-sering ganti persneling atau pun menginjak pedal kopling layaknya mobil transmisi manual.

 Baca juga: Blokir STNK yang Mati 2 Tahun Segera Diberlakukan

Dengan begitu, maka pengemudi juga tidak mudah lelah ketika berkendara menggunakan mobil matik.

“Kalau mengendarai mobil matik kan pengemudi tidak mudah capai, karena tidak terlalu sering ganti-ganti perseneling. Apalagi kondisi jalan macet, akan lebih nyaman pakai matik,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X