Jelang Libur Akhir Tahun, BPJT Rajin Ringkus Truk ODOL

Kompas.com - 16/12/2020, 11:02 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019) DOKUMENTASI KEMENHUBMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (paling kanan, baju putih memakai topi) saat meninjau uji coba bersama dengan PT Jasa Marga, Ditjen Hubdat dan Kepolisian di jembatan timbang Weigh-In-Motion (WIM) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 9 pada Minggu (22/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bakal melakukan upaya untuk mengantisipasi masuknya truk ODOL (over dimension over load) ke jalan bebas hambatan.

Bersama sejumlah pihak terkait seperti Jasa Marga, Kepolisian, hingga Dishub, BPJT menggelar operasi penindakan tegas kendaraan non-golongan 1 atau angkutan barang yang melebihi muatan.

Tujuan dari diselenggarakannya penegakan hukum bagi truk ODOL untuk meningkatkan disiplin, utamanya dalam menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca juga: Hilang di Situs Resmi, Isuzu Panther Resmi Pamit?

Petugas Kementerian Perhubungan melakukan pemeriksaan angkutan logistik yang mengalami kelebihan muatan dan kelebihan dimensiDok. Humas Ditjen Hubdar Petugas Kementerian Perhubungan melakukan pemeriksaan angkutan logistik yang mengalami kelebihan muatan dan kelebihan dimensi

Mahbullah Nurdin, Kepala Umum Bagian Sekretariat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, mengatakan, kendaraan yang melebihi muatan hingga 50 persen dari ketentuan jumlah berat yang diizinkan (JBI) akan diberikan sanksi atau ditunda perjalanannya.

“Kalau kita perhatikan, kendaraan ODOL ini memberikan dampak negatif seperti memperlambat laju kendaraan lain di jalan tol, berisiko menyebabkan kecelakaan tabrak dari belakang dan mempercepat kerusakan jalan,” ujar Nurdin, dalam keterangan tertulis (15/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lebih Dekat dengan Calon SUV Baru Nissan yang Hadir Pekan Depan

Kemenhub berupaya memastikan angkutan logistik tidak boleh stop beroperasi, seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.Kemenhub Kemenhub berupaya memastikan angkutan logistik tidak boleh stop beroperasi, seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Weight in Motion

Salah satu fasilitas pendukung yang digunakan BPJT dalam rangka mengantisipasi truk ODOL adalah dengan memasang alat pengukur beban atau Weight in Motion (WIM) di sejumlah gerbang tol.

“Kami punya WIM yang bisa mengukur berat truk atau kendaraan berat yang melintasi jalan tol, lokasinya ada di beberapa titik tol,” ucap Nurdin.

Baca juga: Yamaha Rilis All New Aerox 155 Versi MotoGP

Truk ODOL yang tertangkap kamera di tengah kampanye social distancing dan work from home.Istimewa Truk ODOL yang tertangkap kamera di tengah kampanye social distancing dan work from home.

Menurutnya, lokasi tol yang sudah dipasang WIM ada beberapa tempat. Di antaranya di jalan tol Tangerang-Merak, kemudian jalan tol Trans Jawa yang dioperasikan Jasa Marga, serta Tol Trans Sumatera yang dikelola Hutama Karya.

“Dengan WIM ini operator tol bisa mengetahui truk ini ODOL atau tidak, jadi setelah diukur bebannya nanti kelihatan. Dan setelah diketahui masuk kategori itu, nanti operator menggiring untuk bisa keluar di gerbang tol terdekat,” kata Nurdin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.