Kasus Mobil Terbakar di Tanjakan, Kenali Penyebabnya

Kompas.com - 15/12/2020, 16:21 WIB
Sebuah mobil terbakar di tanjakan Bawen Kabupaten Semarang. KOMPAS.com/ISTSebuah mobil terbakar di tanjakan Bawen Kabupaten Semarang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus mobil terbakar secara tiba-tiba belakangan ini kerap terjadi. Penyebabnya beragam, salah satunya adalah overheat di mana kondisi mesin mobil mengalami panas berlebih.

Seperti kasus yang baru saja terjadi melibatkan sebuah mobil Grand Livina berpenumpang 8 orang yang terbakar di tanjakan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Buat Bikers yang Mau Touring Liburan Nataru, Ingat 6 Jurus Aman

Dikutip dari megapol, kebakaran mobil tersebut berawal dari mobil yang tiba-tiba alami mati mesin secara mendadak, lalu mengeluarkan asap dan percikap api, hingga akhirnya ludes terbakar.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, kejadian tersebut bisa disebabkan oleh beberapa hal.

Ilustrasi mesin overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat

“Kebakaran tersebut bisa terjadi karena pemasangan aksesoris kelistrikan yang tidak tepat, atau bisa juga karena mobil alami overheat,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/12/2020).

Didi melanjutkan, naiknya indikator suhu mesin bisa menandakan adanya malfungsi pada sistem pendingin. Kondisi ini yang bisa menyebabkan panas mesin meningkat.

Jika kondisinya sudah parah, efeknya akan sangat banyak bahkan bisa menyebabkan terjadi kebakaran.

“Seperti ada bagian radiator yang bocor atau ada yang tersumbat. Mungkin juga penyebab lainnya karena permasalahan tutup radiator atau motor fan yang rusak,” kata Didi.

Baca juga: KLHK Ungkap Alasan Penerapan Euro 4 Mesin Diesel Mundur

Didi menambahkan, biasanya mesin yang mengalami overheat bisa dilihat dari indikator temperatur, dan ditandai dengan performa mesin menurun.

“Selain itu, mobil overheat dipaksa jalan bisa melengkung silinder head mesin dan mesin mati,” kata Didi.

Jika tanda-tanda tersebut sudah dirasakan, sebaiknya segera menepi di tempat aman dan keluar dari mobil. Amankan penumpang terlebih dahulu, setelah itu dokumen berharga. Bila api sudah terlihat tinggalkan barang bawaan dan jangan panik.

Segera minta bantuan dan laporkan kejadian ke pemadam kebakaran atau petugas kepolisian terdekat. Jika memiliki APAR, bisa digunakan untuk penindakan awal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X