Bahaya, Jangan Slipstream di Tol Saat Pergi Berlibur Nataru ke Luar Kota

Kompas.com - 15/12/2020, 09:12 WIB
Ilustrasi slipstream di belakang truk cnet.comIlustrasi slipstream di belakang truk

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran akses tol membuat liburan ke luar kota saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi lebih nyaman. Sebab, bisa sampai ke tempat tujuan lebih cepat dibandingkan lewat jalan biasa.

Namun, beberapa pengendara masih ada yang memiliki kebiasaan untuk "menempel" di belakang kendaraan lain dengan jarak yang dekat dan dalam kecepatan tinggi. Istilah asingnya adalah slipstream.

Baca juga: Waspada Berada di Dekat Truk dan Bus Saat Libur Nataru

Secara teori, slipstream memanfaatkan aliran udara yang diklaim dapat menghemat bahan bakar. Sebab, mobil tidak langsung tertahan angin dan tidak membuat mesin bekerja lebih keras.

Ilustrasi slipstream di belakang trukcnet.com Ilustrasi slipstream di belakang truk

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant, mengatakan, perilaku ini tidak boleh dilakukan dan tidak hanya di tol, tapi juga pada jalan biasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Slipstream itu teknik balap, buat apa dilakukan di jalan tol biasa. Baiknya kalau memang mau menghemat bahan bakar tentu melakukan teknologi eco-driving,” ujar Sony, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Persiapan Libur Nataru, Hindari Berkendara pada Jam Peralihan

Menurut Sony, teknik slipstream bisa diganti dengan teknik berkendara sesuai aturan di jalan tol, yakni menyesuaikan rambu yang ada. Selain itu, menjaga putaran mesin tetap konstan dan tidak banyak melakukan manuver juga dapat menghemat bahan bakar.

Teknik slipstream sangat berbahaya karena dilakukan dengan jarak antar kendaraan cukup dekat. Saat kendaraan di depan melakukan pengereman mendadak, timbul potensi kecelakaan beruntun akibat kurangnya ruang yang bereaksi.

“Teorinya kan misal keceptan 80 km per jam (kpj), jaraknya 80 meter. Bisa juga dengan teori tiga detik antar kendaraan. Itu yang justru dapat menghemat bahan bakar juga aman dilakukan,” kata Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.