Kemenhub Incar Mobil Pribadi yang Jadi Travel Gelap-

Kompas.com - 05/12/2020, 17:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain membatasi operasional truk barang, pada musim libur Natal dan Tahun Baru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga akan melakukan beberapa pengawasan di sektor lain, salah satunya terkait travel gelap.

Menurut Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, peredaran travel gelap pada musim-musim liburan panjang akan cukup banyak.

Karena itu, hal ini menjadi salah satu perhatian penting. Terlebih sudah ada beberapa insiden kecelakaan terkait travel gelap yang sampai menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: Ramai Travel Gelap, Pengusaha Bus Minta Jasa Raharja Berlaku Adil

"Sesuai hasil rapat, pihak pemerintah melalui beberapa kementerian lembaga akan meningkatkan pengawasan operasional travel gelap," ujar Budi dalam webinar dengan media, Jumat (4/12/2020).

Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.Dokumentasi Polda Metro Jaya (Istimewa) Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.

 

"Memang setiap libur panjang banyak masyarakat yang memiliki mobil seperti Luxio, Gran Max, atau ELF digunakan untuk kepentingan mengangkut penumpang melalui aplikasi," kata dia.

Budi menjelaskan, Kemenhub dan pihak kepolisian sudah sepakat untuk melakukan pengawasan yang sangat ketat terhadap peredaran travel gelap.

Sementara untuk masyarkat yang ingin berlibur atau mudik dengan angkutan umum, diharapkan memilih moda transportasi yang resmi. Karena dengan demikian selain lebih terjamin, ketika kejadian kecelakaan tunggal akan ada asuransi, sementara travel gelap tidak.

Baca juga: Catat, Ini Prediksi 2 Fase Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru

Kecelakaan beruntun maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 78 jalur A 9, Senin (30/11/2020). Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (muhamad nandri prilatama/tribunjabar)
Kecelakaan beruntun maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 78 jalur A 9, Senin (30/11/2020). Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (muhamad nandri prilatama/tribunjabar)

"Pengawasan yang kami minta dari pihak kepolisian berupa penindakan tegas seperti saat larangan mudik Lebaran. Jadi bisa tilang atau kendaraan langsung dikandangkan saja," kata Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.