Kemenhub Incar Mobil Pribadi yang Jadi Travel Gelap-

Kompas.com - 05/12/2020, 17:22 WIB
Polisi menginterogasi sejumlah penumpang yang diduga menumpang mobil bernomor polisi palsu saat penyekatan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2020). Satlantas Polrestabes Semarang mencatat sejak pukul 07.00-17.00 WIB sebanyak 276 kendaraan roda empat maupun bus yang mengangkut pemudik menuju Jakarta melalui gerbang tol tersebut diperintahkan untuk berputar balik karena tidak dilengkapi surat izin keluar-masuk (SIKM). ANTARA FOTO/AJI STYAWANPolisi menginterogasi sejumlah penumpang yang diduga menumpang mobil bernomor polisi palsu saat penyekatan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2020). Satlantas Polrestabes Semarang mencatat sejak pukul 07.00-17.00 WIB sebanyak 276 kendaraan roda empat maupun bus yang mengangkut pemudik menuju Jakarta melalui gerbang tol tersebut diperintahkan untuk berputar balik karena tidak dilengkapi surat izin keluar-masuk (SIKM).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain membatasi operasional truk barang, pada musim libur Natal dan Tahun Baru Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga akan melakukan beberapa pengawasan di sektor lain, salah satunya terkait travel gelap.

Menurut Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, peredaran travel gelap pada musim-musim liburan panjang akan cukup banyak.

Karena itu, hal ini menjadi salah satu perhatian penting. Terlebih sudah ada beberapa insiden kecelakaan terkait travel gelap yang sampai menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: Ramai Travel Gelap, Pengusaha Bus Minta Jasa Raharja Berlaku Adil

"Sesuai hasil rapat, pihak pemerintah melalui beberapa kementerian lembaga akan meningkatkan pengawasan operasional travel gelap," ujar Budi dalam webinar dengan media, Jumat (4/12/2020).

Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.Dokumentasi Polda Metro Jaya (Istimewa) Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang setiap libur panjang banyak masyarakat yang memiliki mobil seperti Luxio, Gran Max, atau ELF digunakan untuk kepentingan mengangkut penumpang melalui aplikasi," kata dia.

Budi menjelaskan, Kemenhub dan pihak kepolisian sudah sepakat untuk melakukan pengawasan yang sangat ketat terhadap peredaran travel gelap.

Sementara untuk masyarkat yang ingin berlibur atau mudik dengan angkutan umum, diharapkan memilih moda transportasi yang resmi. Karena dengan demikian selain lebih terjamin, ketika kejadian kecelakaan tunggal akan ada asuransi, sementara travel gelap tidak.

Baca juga: Catat, Ini Prediksi 2 Fase Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru

Kecelakaan beruntun maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 78 jalur A 9, Senin (30/11/2020). Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (muhamad nandri prilatama/tribunjabar)
Kecelakaan beruntun maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 78 jalur A 9, Senin (30/11/2020). Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (muhamad nandri prilatama/tribunjabar)

"Pengawasan yang kami minta dari pihak kepolisian berupa penindakan tegas seperti saat larangan mudik Lebaran. Jadi bisa tilang atau kendaraan langsung dikandangkan saja," kata Budi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.