Hutama Karya Pastikan Jalan Tol Trans-Sumatera Siap dan Aman

Kompas.com - 04/12/2020, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini, aksi pemalakan pada pengemudi truk terjadi di rest area di Tol Trans-Sumatera. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Gemilang Tarigan mengatakan, aksi pemalakan atau pungutan liar (pungli) ini karena kondisi rest area yang masih sementara.

Berdasarkan siaran resmi yang Kompas.com terima dari pengelola Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS), memang ada empat Tempat Istirahat Sementara (TIS) di ruas Pekanbaru–Dumai dan satu TIS di ruas Palembang–Indralaya.

Terkait informasi tindak kejahatan di JTTS, Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan angkat bicara. Fauzan menyampaikan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas perusahaan.

Baca juga: Ini 14 Provinsi yang Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Jelang Akhir 2020

Hutama KaryaHutama Karya Hutama Karya

“Hutama Karya memastikan keamanan di sepanjang jalan tol termasuk rest area yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam tahap konstruksi,” ucap Fauzan dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Kamis (3/12/2020).

Fauzan menjelaskan, hingga saat ini, baik perusahaan maupun kepolisian daerah setempat belum pernah menerima laporan resmi terkait tindak kejahatan, seperti pembegalan dan
pemerasan di sepanjang jalan tol ataupun rest area.

Lebih lanjut soal tindak kejahatan di JTTS, setelah dilakukan pengecekan oleh pihak kepolisian daerah setempat bahwa kejadian tersebut tidak dibuktikan atau dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga: Bus Baru Gaya Eropa, Buatan Karoseri Asal Bandung

“Kami berharap agar pengguna jalan tol yang merasa dirugikan atau mengalami tindak kejahatan di ruas JTTS agar dapat segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib atau ke call center kami,” kata Fauzan.

Selain bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat, Hutama Karya juga menyediakan 636 unit CCTV di JTTS yang berada setiap satu kilometer dengan memiliki kamera dua arah sehingga dapat mencakup seluruh aktivitas yang terjadi di jalan tol (termasuk di rest area).

CCTV ini juga selalu dipantau oleh petugas selama 24 jam penuh melalui Command Center, baik yang berada di setiap ruas tol maupun yang berada di kantor pusat dengan menggunakan sistem terintegrasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.