Merasakan Karakter Mesin Royal Enfield Himalayan

Kompas.com - 02/12/2020, 10:42 WIB
Tes Royal Enfield Himalayan KOMPAS.com/GilangTes Royal Enfield Himalayan

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara dengan Royal Enfield Himalayan cukup menyenangkan. Tampilannya yang klasik buat motor adventure menambah daya tarik motor ini.

Saat mencoba RE Himalayan getaran mesinnya tidak sekeras model Classic 500. Hal ini lantaran motor sudah menggunakan balancer di bagian kruk as untuk mereduksi getaran.

Meski demikian karakter mesinnya masih sebelas duabelas dengan model RE yang lain. Pengendara mesti mengurut gas, karakternya mirip motor-motor lawas.

Baca juga: Posisi Berkendara Royal Enfield Himayalan yang Nyaman

Tes Royal Enfield Himalayan Istimewa Tes Royal Enfield Himalayan

Motor ini kurang sesuai jika kita ingin cepat-cepat buka gas. Karena tenaga dan torsinya merambat dari bawah. Sesuai karakter mesin dengan langkah panjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

RE Himalayan mengusung mesin 411cc, silinder tunggal, SOHC, injeksi. Dengan kompresi 9.5:1 dan bore x stroke 78 mm x 86 mm, menghasilkan 24.3 tk pada 6.500 rpm dan torsi 32 Nm pada 4.000 - 4.500 rpm.

Tenaga tersebut dikirim ke roda belakang pakai transmisi lima percepatan. Girboks ini menarik karena perbandingan giginya panjang-panjang.

Royal Enfield HimalayanKOMPAS.com/Gilang Royal Enfield Himalayan

Saat Kompas.com menjajalnya ke Puncak Bogor via Sentul, motor sangat nyaman karena tidak perlu banyak oper gigi. Cukup berada di gigi dua dan tiga tergantung situasi.

Tidak butuh gas dalam-dalam untuk melewati tanjakan. Bahkan gigi dua juga bisa merambat naik asal momentumnya pas. 

Giginya panjang tapi putaran mesinnya tidak terlalu tinggi. Tiap gigi minta pindah di sekitar 4.500-5.000 rpm, di atas itu baru mesin akan bergetar sampai ke windshield.

Baca juga: Royal Enfield Himalayan, Motor Petualang Bergaya Klasik

Karakter mesin seperti ini terasa enaknya saat melalui jalan tanjakan dan macet. Saat menuju Puncak dan macet, tidak perlu sering pindah gigi.

Tes Royal Enfield HimalayanKOMPAS.com/Gilang Tes Royal Enfield Himalayan

Saat diajak melewati jalan makadam (bebatuan) dan tanjakan juga mudah. Tenaganya tidak liar. Pelan saja sudah pasti terlewati. Adapun ban depan 21-inci dan belakang 17-inci menjadi jangkar.

Paduan suspensi depan teleskopik diameter 41 mm dengan jarak main 200 mm mirip motor trail. Sedangkan suspensi belakang monoshock dengan jarak main 180 mm.

Karakter suspensi belakangnya nyaman. Pantulan baliknya cukup lambat. Terasa saat belok bagian belakang tidak goyang, dan saat melewati jalanan berpasir motor tetap stabil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.