Keluhan Pedagang Mobil Bekas Jelang Akhir Tahun

Kompas.com - 01/12/2020, 15:21 WIB
Mobil bekas di WTC Mangga Dua KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil bekas di WTC Mangga Dua

JAKARTA, KOMPAS.com - Libur akhir tahun menjadi momen yang paling ditunggu oleh penjual mobil bekas setelah pasar lesu akibat pandemi Covid-19.

Tidak sedikit masyarakat yang pada akhirnya memilih membeli mobil bekas sebagai alat transportasinya untuk sekedar berlibur atau pulang kampung.

Pasalnya, di tengah pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini, akan berisiko jika harus naik angkutan umum.

Baca juga: Karoseri Laksana Luncurkan Prototipe Bus Bio Smart Milik PO Sumber Alam

Selain itu, bagi sebagian orang keputusan membeli bekas saat ini dinilai lebih tepat karena bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Permintaan mobil bekas

Salah satu pebisnis mobil seken di WTC Mangga Dua Joni Gunawan mengatakan, menjelang libur akhir tahun permintaan mobil bekas semakin naik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

“Sudah ada kenaikan, cuman rata-rata pedagang mobil bekas sekarang justru kekurangan stok,” ucap Joni saat dihubungi Kompas.com, Selasa (1/12/2020).

Menurut Joni, saat ini memang sedikit masyarakat yang mau ganti mobil karena faktor ekonomi, dan pendapatan yang berkurang selama pandemi.

Jadi, suplai pemutaran mobil bekas lebih sedikit.

Baca juga: Ariel Noah Bakal Touring Lintas Kalimantan Pakai BMW R18

“Terutama untuk mobil keluarga seperti Avanza, Innova yang berada di kisaran harga Rp 100 juta sampai Rp 200 juta, itu banyak peminat tapi tidak ada stoknya,” ujar Joni.

Kenaikan 30 persen

Pemilik showroom Jordy Motor di MGK Kemayoran Andi turut mengungkapkan hal yang sama. Dirinya mengatakan mengalami kenaikan penjualan sekitar 30 persen, namun kesulitan dalam mecari stok. 

“Kalau di showroom saya semua segmen lagi naik penjualannya, tapi stoknya tidak banyak dan sulit. Karena kebanyakan masyarakat menawarkan mobilnya dengan harga yang tinggi,” ujar Andi.

Menurut Andi, peningkatan penjualan mobil bekas di akhir tahun tidak terlepas dari kebutuhan sebagian orang untuk mudik dan berlibur dengan aman di tengah pandemi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X