Ganti Kampas Kopling Mobil Manual Jangan Pakai KW, Ini Risikonya

Kompas.com - 30/11/2020, 10:12 WIB
satu set perangkat kopling yang sudah mengalami kerusakan. Ghulam/Otomaniasatu set perangkat kopling yang sudah mengalami kerusakan.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggunaan komponen kendaraan bermotor sebaiknya memilih yang asli atau dari pabrikan.

Selain lebih presisi saat digunakan, tingkat keawetannya pun jauh berbeda dibandingkan dengan yang imitasi, palsu, atau KW.

Tidak hanya itu, penggunaan spare part yang bukan asli pabrikan juga akan berpengaruh terhadap kenyamanan saat digunakan.

Seperti halnya penggunaan kampas kopling mobil manual. Perangkat yang berfungsi untuk membantu meneruskan tenaga dari mesin ke penggerak roda ini memang mempunyai batas usia pemakaian tertentu.

Baca juga: Tips Menjaga Agar Kampas Kopling Tetap Awet

Dan jika sudah menunjukkan gejala rusak, sebaiknya segera dilakukan penggantian sebelum kerusakan lebih parah dan merembet ke komponen lainnya.

Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) Anjar Rosjadi mengatakan, selama ini memang peredaran komponen KW atau palsu memang cukup banyak di pasaran.

Dan bagi orang yang masih awam dalam bidang ini tentunya akan kesulitan ketika membedakan mana yang asli dan yang palsu.

Suasana di bengkel Auto2000 di Depok pada Kamis (21/12/2017). Jelang libur akhir tahun, banyak pemilik mobil yang mengecek kendaraannya ke bengkel untuk persiapan digunakan ke luar kota.KompasOtomotif/Alsadad Rudi Suasana di bengkel Auto2000 di Depok pada Kamis (21/12/2017). Jelang libur akhir tahun, banyak pemilik mobil yang mengecek kendaraannya ke bengkel untuk persiapan digunakan ke luar kota.

“Secara fisik orang awam akan sulit membedakan antara asli dan palsu, karena yang palsu akan berusaha semirip mungkin dengan yang asli,” kata Anjar kepada Kompas.com, Minggu (29/11/2020).

Tapi, Anjar menambahkan, secara kualitas dan durabilitas jelas akan berbeda. Menurutnya, kampas kopling yang asli fungsinya akan lebih maksimal dan lebih panjang usia pakainya.

Baca juga: Catat, Akibat Kampas Kopling Aus Bensin Makin Boros

“Pastinya durabilitas atau keawetannya berbeda, Kalau kinerja bisa saja sama. Tapi komponen KW berpotensi untuk merusak perangkat lainnya karena ketidaksesuaian,” ucapnya.

Ilustrasi pengecekan mesin mobilKompas.com Ilustrasi pengecekan mesin mobil

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X