Kejadian Lagi Truk Mundur di Tanjakan, Minimnya Skill Pengemudi

Kompas.com - 27/11/2020, 07:22 WIB
Tangkapan layar video mobil boks di Batang, Jawa Tengah berjalan mundur hingga menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU). Instagram/@viralterkini99Tangkapan layar video mobil boks di Batang, Jawa Tengah berjalan mundur hingga menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU).

JAKARTA, KOMPAS.com – Baru ini tersebar video yang meperlihatkan truk yang mundur kehilangan kendali lalu menabrakkan kendaraannya ke pembatas jalan. Disinyalir, truk tersebut tidak kuat menanjak dan akhirnya malah mundur lagi.

Kejadian truk yang mundur tanpa kendali ini sebenarnya memperlihatkan minimnya keahlian atau skill pengemudi truk di Indonesia. Beruntung saja truk tersebut tidak mengenai kendaraan lain dan mampu diberhentikan, sehingga tidak timbul korban.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, truk yang mundur tanpa kendali ini lebih condong karena masalah pengemudi, bukan faktor dari kendaraan.

Baca juga: Yamaha Menolak Gear 125 Sebagai Skutik Murah

Kepolisian Melakukan Olah TKP Truk Terguling di Kecamatan Ponjong, Gunungkidul Jumat (9/8/2019) (Dokumentasi Polsek Ponjong)MARKUS YUWONO Kepolisian Melakukan Olah TKP Truk Terguling di Kecamatan Ponjong, Gunungkidul Jumat (9/8/2019) (Dokumentasi Polsek Ponjong)

“Dalam hal ini, dia (pengemudi) gagal mengantisipasi kondisi yang ada yaitu tanjakan. Dia lupa kalau itu tanjakan, beban, dan dimensi kendaraan yang dia bawa,” ucap Jusri kepada Kompas.com, Kamis (26/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jusri menjelaskan, ada prosedur yang harus dilakukan pengemudi truk saat menemui tanjakan. Prosedur truk maupun kendaraan lainnya, jangan pernah melakukan perpindahan perseneling di area handicap atau rintangan.

“Jangan pernah pindahkan perseneling di tanjakan atau turunan. Cara yang benar yaitu lakukan sebelum melewati tanjakan atau turunan walaupun dirasa kendaraannya mampu melewati rintangan tersebut,” kata Jusri.

Baca juga: Razia Batas Kecepatan Pakai Speed Gun di Tol Cipali

Perlu diingat, untuk kendaraan besar seperti truk, perpindahan perseneling dari gigi tinggi ke rendah itu sulit dilakukan saat putaran mesinnya rendah. Sehingga saat pindah perseneling di tanjakan, kemungkinan yang terjadi yaitu missed gear.

“Ketika missed gear, giginya tidak masuk, yang terjadi yaitu free wheel atau roda bebas. Mengandalkan service brake saja tidak mampu menghentikan laju truk, walaupun roda mengunci, kendaraan tetap meluncur,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.