Makin Panas, Lorenzo Sebut Crutchlow Lebih Sering Jatuh daripada Juara

Kompas.com - 25/11/2020, 14:41 WIB
Jorge Lorenzo bersiap dengan seragam balap sebelum menjajal Sirkuit Sepang sebagai test rider Yamaha pada Jumat (7/2/2020). @YAMAHAMOTOGPJorge Lorenzo bersiap dengan seragam balap sebelum menjajal Sirkuit Sepang sebagai test rider Yamaha pada Jumat (7/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap LCR Honda Castrol Cal Crutchlow, memutuskan untuk tidak menjadi pembalap reguler lagi usai musim ini berakhir.

Pebalap berusia 35 tahun ini memutuskan untuk mengakhiri karirnya setalah 10 tahun balapan di MotoGP. Padahal setelah di depak dari Honda, dirinya bisa saja bergabung ke tim Aprillia.

Namun, Crutchlow memilih untuk lebih dekat ke keluarganya, dengan menerima pekerjaan ringan sebagai test rider Yamaha.

Baca juga: 7 Tool Kit yang Wajib Dibawa Saat Touring Motor

Hal ini tentu mendapat respon dari Jorge Lorenzo yang merupakan mantan test rider Yamaha. Lorenzo mengatakan, bahwa menggantikan dirinya yang sudah memiliki tiga titel juara dunia di kelas primer dengan Cal Crutchlow yang hanya punya tiga kemenangan sepanjang karier di MotoGP ibarat menukar emas dengan perunggu.

Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, merayakan keberhasilannya naik podium pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019. AFP/KARIM JAAFAR Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, merayakan keberhasilannya naik podium pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019.

Saat pernyataan tersebut di lempar ke Cal Crutchlow, dirinya menanggapi bahwa gelar yang dicapai pebalap Spanyol itu tidak berarti membuatnya menjadi pebalap test rider yang mumpuni.

Jorge Lorenzo langsung membalas pernyataan tersebut dengan sindirian yang pedas.

“Mengatakan bahwa saya bukan penguji yang baik sama seperti mengatakan bahwa bumi itu kota,” ujar Lorenzo dikutip dari Speedcafe, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Run Flat, Hasil Kebiasaan Buruk Para Pengemudi Truk di Indonesia

“Para mekanik dan pebalap yang berbagi garasi dengan saya di Yamaha dan Ducati tahu betapa bagusnya saya dalam mengembangkan motor dan membantu mereka membuatnya lebih cepat. Jika berbicara tentang angka, faktanya setelah saya meninggalkan kedua tim itu, jumlah kemenangan setiap musim menurun.” kata Lorenzo.

Jorge Lorenzo juga menambahkan, bahwa Cal Crutchlow merupakan pebalap yang lebih banyak alami kecelakaan ketimbang meraih kemenangan.

“Tentang Cal, dia telah menjadi salah satu pembalap dengan lebih sedikit kemenangan dan lebih banyak kecelakaan dalam 10 tahun terakhir. Saya pikir dia akan menjadi penguji yang baik. Untuk menguji seberapa keras motornya,” cibirnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X