Rossi Keluhkan Motornya yang Makin Melambat

Kompas.com - 22/11/2020, 12:41 WIB
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat beraksi di Sirkuit Le Mans, Perancis. AFP/JEAN-FRANCOIS MONIERPebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat beraksi di Sirkuit Le Mans, Perancis.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi mengakui performanya belum membaik sejak kali pertama kembali ke lintasan balap usai absen dua pekan karena positif terpapar virus corona alias Covid-19.

Pada akhir pekan lalu di Velencia, The Doctor hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-12. Kemudian dalam sesi kualifikasi penutupan GP Portugal pebalap senior itu cukup menempati posisi ke-17.

Namun, sebagaimana dilansir GPOne, Rossi menegaskan hal tersebut bukan karena dirinya kelelahan tapi motor YZR-M1 yang dikendarai melambat khususnya jelang GP Portugal 2020.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Portugal, Oliveira Pole Position, Joan Mir Terpuruk di Posisi 20

Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

"Bukan karena kelelahan, saya hanya melambat. Dari segi fisik saya sudah sembuh total. Sudah lima hari setelah terkena virus dan merasa baik-baik saja," katanya, Sabtu (21/11/2020).

"Saya telah menunggu 10 hari untuk melanjutkan latihan dan melakukan rutinitas latihan seperti biasa selama tiga jam sehari," tambah Rossi.

Ia pun tak menampik musim ini bisa jadi pencapaian terburuknya salam berkarier di MotoGP. Sebab, sudah beberapa kali Rossi tidak bisa menyelesaikan balapan dan finis di luar 10 besar.

Kendati demikian, Rossi berharap performanya tahun depan bersama tim satelit Yamaha SRT bisa lebih membanggakan. Tak ayal, dirinya berharap tim bisa mengembangkan motor secara bersama.

Baca juga: Harapan Rossi untuk Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Eropa. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)JOSE JORDAN Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Eropa. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)

"Saya hanya bisa memberikan semua pengalaman saya dan mencoba mengatakan apa yang dibutuhkan nanti. Namun masalahnya tetap sama saja dalam beberapa kesempatan," kata Rossi.

"Saya mengira, bagaimanapun para mekanik Jepang mendengar apa yang dikatakan para pengendara. Tapi pada akhirnya, mereka justru melakukan hal yang hanya mereka inginkan. Saya harap, tim bisa lebih baik," ujarnya lagi.



Sumber GPone
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X