DKI Siapkan Sistem Lampu Lalu Lintas Pintar Guna Tekan Kemacetan

Kompas.com - 20/11/2020, 12:02 WIB
Suasana kepadatan kendaraan dari arah Garut dan Tasikmalaya menuju Gerbang Tol Cileunyi terjadi di Cipacing, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Kepala Bagian Operasi Korps Lalu Lintas Polri Komisaris Besar Rudi Antariksawan mengatakan, puncak arus balik libur panjang cuti bersama menuju Jakarta di berbagai daerah akan terjadi pada Minggu (1/11/2020) malam ini. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISISuasana kepadatan kendaraan dari arah Garut dan Tasikmalaya menuju Gerbang Tol Cileunyi terjadi di Cipacing, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Kepala Bagian Operasi Korps Lalu Lintas Polri Komisaris Besar Rudi Antariksawan mengatakan, puncak arus balik libur panjang cuti bersama menuju Jakarta di berbagai daerah akan terjadi pada Minggu (1/11/2020) malam ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memprioritaskan pengembangan sistem lampu lalu lintas pintar atau intelligent transportation system (ITS traffic light) pada tahun depan sebagai upaya menekan kemacetan.

Pasalnya, sistem ini diyakini bisa menekan tingkat kepadatan kendaraan di Ibu Kota dengan mengurangi antrean di persimpangan jalan hingga 30 persen. Jadi, waktu tempuh rata-rata akan semakin kecil yang pada akhirnya menekan angka kecelakaan.

"Tentu, yang menjadi prioritas ialah mengatasi kemacetan. Bagaimana agar integrasi transportasi berlangsung secara baik," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Ganti Rugi Honda CBR1000RR SP, Harganya Setara Enam Unit Daihatsu Ayla

Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.

Dana untuk pengembangan dan peningkatan ITS traffic light di wilayah Ibu Kota ini sebesar Rp 18,57 miliar. Rencana akan masuk dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021.

"Kalau terjadi penataan secara keseluruhan, terutama di persimpangan jalan yang kerap kali menjadi pusat kemacetan, maka dapat dipastikan pergerakan warga dari sisi mobilitas bisa lancar," ujar dia.

Dishub DKI juga mengalokasikan subsidi transportasi umum untuk tahun depan. Rinciannya, untuk pelayanan TransJakarta Rp 2,87 triliun, MRT Rp 509 miliar, dan LRT Rp 270 miliar.

Secara total, Dishub DKI mengusulkan 25 kegiatan dalam KUA-PAS Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2021 dengan dana sebesar Rp 4,25 triliun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X