Toyota Melangkah Bertahap di Era Elektrifikasi, Mulai dengan Hybrid

Kompas.com - 18/11/2020, 15:21 WIB
Perjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019. CUTENKPerjalanan test drive jajaran mobil hybrid dan PHEV Toyota, dari Banyuwangi-Bali, 9-11 Oktober 2019.
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam mengurangi tingkat polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor melalui penggunaan mobil ramah lingkungan.

Di samping itu, hal ini juga sesuai dengan upaya pemerintah dalam melangkah ke era elektrifikasi sebagaimana tercantum pada Perpres 55/2019 tentang program percepatan kendaraan bermotor listrik untuk transportasi jalan.

Hanya saja, langkah tersebut dilakukan secara bertahap agar penciptaan ekosistem bisa tumbuh optimal sekaligus efisien, menyesuaikan infrastruktur yang ada.

Baca juga: Toyota Bakal Suntik Mati Sedan Mewah Crown

 

Toyota C-HR HybridTAM Toyota C-HR Hybrid

"Kami memperkenalkan kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan di Indonesia secara bertahap, mulai dari hybrid electric vehicle atau HEV pada 2009 melalui Toyota Prius," kata President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda pada Toyota-Astra Motor Electrification Day, Rabu (18/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih rinci, alasan pabrikan terbesar Jepang itu untuk memperkenalkan mobil hybrid lebih dahulu ialah mempertimbangkan penerimaan pasar karena tak jauh berbeda dari mobil konvensional atau berbahan bakar bensin.

"Alasannya, karena teknologi HEV sudah available, electric, dan bisa self charging. Sehingga bisa diterima oleh masyarakat dengan mudah dan menyesuaikan infrastruktur yang ada," papar Vice President Director PT TAM Henry Tanoto.

Ketika masyarakat sudah tidak kaget lagi dengan teknologi 'asing' itu, Toyota kemudian membawa beberapa terobosan baru ke pasar Tanah Air seperti teknologi Plug-in Hybrid Vehicle (PHEV) yang membutuhkan colokan listrik langsung.

Baca juga: Kandidat Kuat Produksi Mobil Hybrid Toyota di Indonesia pada 2022

Toyota Camry Hybrid menjadi yang terboros selama pengunjian, meskpun masih jauh lebih irit ketimbang mobil konvensional, lebih baik dari Avanza.TOYOTA Toyota Camry Hybrid menjadi yang terboros selama pengunjian, meskpun masih jauh lebih irit ketimbang mobil konvensional, lebih baik dari Avanza.
 

"Kami sudah mulai memperluas elektrifikasi di Indonesia pada beberapa segmen kendaraan mulai dari sedan, SUV, bahkan MPV. Kini, penerimaannya positif," kata Henry.

"Pada tahun 2019, penjualan elektrifikasi TAM meningkat lebih dari 8 kali lipat dari yang sebelumnya 94 unit selama 2018. Sehingga, total HEV yang sudah kita pasarkan sampai saat ini sudah lebih dari 2.500 unit," lanjut dia.

Alasan itu pula yang melandasi langkah Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk mulai memproduksi mobil hybrid pada dua tahun mendatang, 2022.

"Toyota mulai local production untuk model HEV di tahun 2022, baik untuk domestik maupun pasar ekspor. Serta, kemungkinan produksi untuk model berteknologi elektrifikasi lainnya," ujar Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.