Dovi Penasaran Suzuki GSX-RR, Bandingkan dengan Ducati

Kompas.com - 18/11/2020, 13:21 WIB
Andrea Dovizioso saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) ANDREAS SOLAROAndrea Dovizioso saat berlaga di MotoGP Emilia Romagna. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)
|

PORTIMAO, KOMPAS.com - Pebalap Suzuki Ecstar Joan Mir sudah mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020, meski balapan masih tersisa satu seri lagi di GP Portimao, Portugal.

Andrea Dovizioso yang musim depan akan vakum dari MotoGP memberikan pujian kepada Mir. Tapi selain itu, pebalap Italia tersebut juga penasaran dengan performa GSX-RR musim ini.

Baca juga: Kelebihan Suzuki GSX-RR, Rahasia Joan Mir Bisa Juara Dunia

“Beberapa dari kami ingin mencoba motor yang memenangkan kejuaraan dunia. Itu normal, semua orang ingin mengerti apa yang membuatnya bisa menang. Saya yang pertama mengakui bahwa hanya karena motor menang, bukan berarti itu sangat bagus," kata Dovi mengutip Tuttomoriweb, Rabu (18/11/2020).

Joan Mir saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Joan Mir saat berlaga di MotoGP Valencia. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

Bukan tanpa sebab. Di balik absennya Marc Marquez, Suzuki muncul sebagai kekuatan baru. Selain talenta yang dimiliki Mir, konsistensi GSX-RR di musim ini patut diperhatikan pabrikan lain.

Suzuki dianggap mampu mengembangkan motor yang stabil. Berbanding terbalik dengan beberapa pabrikan yang kesulitan tahun ini, mulai dari Yamaha dan tentu saja Ducati.

Baca juga: Curhat Dovizioso yang Mengaku Kesulitan Jadi Pebalap Ducati

Ducati merupakan pabrikan yang sangat maju di bidang teknologi. Dalam beberapa tahun terakhir, pabrikan Italia ini selalu membuat tren tersendiri di arena balap.

Andrea Doviziosomotogp.com Andrea Dovizioso

Tapi Ducati dianggap terlalu mementingkan teknis. Fokus pada aerodinamika dan teknologi lain yang dianggap malah kurang membantu saat memakai ban Michelin yang baru.

Segala inovasi tersebut juga belum mampu membuat pebalapnya juara dunia.

"Saya yakin Suzuki memiliki aspek positif dan negatif. Hanya dengan mencobanya Anda bisa memberikan pendapat, memberikan pendapat dari luar adalah kesalahan," kata Dovi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X