Pemilik Mobil Baru, Sudah Paham Apa Arti RPM?

Kompas.com - 17/11/2020, 15:41 WIB
Tachometer yang menunjukkan angka RPM. KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRITachometer yang menunjukkan angka RPM.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di dunia otomotif, singkatan “ rpm” sudah pasti bakal ditemui ketika membicarakan produk kendaraan bermotor terutama saat mengulas soal spesifikasi, pada tabel perfoma mesin.

Meski demikian, tidak sedikit pemilik kendaraan yang belum paham apa sebenarnya arti rpm itu.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, rpm merupakan kepanjangan dari revolutions per minute. Artinya, putaran yang dilakukan mesin dalam satu menit.

Baca juga: Mobil Irit dan Murah Masih Digemari di 2021

“Maksudnya adalah putaran pulley (ujung depan crankshaft atau poros engkol), kalau ujung belakangnya flywheel atau roda gila. Jadi satu perputaran pulley sama dengan satu rpm tapi hitungannya per menit,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/11/2020).

Pada kendaraan informasi besaran rpm ini ditunjukkan di takometer, biasanya berdampingan dengan speedometer, berlokasi di dasbor, di belakang kemudi.

Bersama angka yang ditunjukkan oleh jarum takometer dikalikan 1.000, misalnya mengarah pada angka 1, itu berarti 1.000 rpm.

Ilustrasi mengemudi.Agung Kurniawan Ilustrasi mengemudi.

Posisi jarum pada takometer juga dipengaruhi seberapa dalam pedal gas diinjak. Semakin tinggi rpm, bisa juga ditandai dengan besarnya suara raungan mesin.

“Jadi dalam waktu 1 menit mesin menghasilkan berapa putaran. Untuk posisi idle standar-nya bermacam-macam, idelanya atau rata-rata di angka 700 rpm dengan AC tidak menyala. Biasanya jika AC menyala di angka 1.000 rpm,” kata Didi.

Baca juga: Benarkah Kamper Bisa Menaikkan Nilai Oktan Bensin?

Informasi soal rpm ini juga terdapat pada tabel spesifikasi kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor. Angka rpm selalu disandingkan dengan jumlah tenaga dengan torsi pada spesifikasi mesin dalam tabel infromasi. Misalnya, dalam satu model diinformasikan kalau torsinya 120 Nm @4000.

Artinya, torsi maksimum yang dimiliki kendaraan itu adalah 120 newton meter bisa dicapai pada 4.000 rpm.

Begitu juga ketika membicarakan soal tenaga, 100 tk @6.000 rpm, berarti tenaga maksimum 100 tk yang bisa dicapai di 6.000 rpm.

Artinya, kedalaman menginjak pedal sangat berpengaruh terhadap tenaga kendaraan yang dihasilkan, termasuk konsumsi bahan bakar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X